Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
The NextDev 2019, Telkomsel jaring kreator star up berdampak sosial
The NextDev 2019 di Surabaya. FOTO: iwan-LICOM
HEADLINE TECHNO

The NextDev 2019, Telkomsel jaring kreator star up berdampak sosial 

LENSAINDONESIA.COM: Komitmen Telkomsel mendukung kreatif muda dalam mengembangkan teknologi digital dalam bidang sosial terus dilakukan. Kali ini, provider telekomunikasi terbesar di Indonesia ini kembali menggelar menggelar The NextDev Talent Scouting di Surabaya, Kamis (07/11/2019).

Dimana even ini menjadi sebuah ajang pencarian early stage digital startup berdampak sosial di Indonesia. The NextDev tahun kelima ini mengusung tema “Social Impact and Go Beyond”.

“Tujuanya untuk menunjukkan komitmen Telkomsel dalam pembangunan ekosistem digital nasional, sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan untuk melengkapi para start up dengan kapabilitas dan kompetensi bisnis digital yang dapat mendukung dampak sosial ekonomi positif yang tercipta bagi Indonesia,” jelas General Manager Mass Market Segment Sales Area Jawa Bali Telkomsel, Eko Atmaja.

Pihaknya menjelaskan sejak pertama kali digelar, The NextDev mengalami perkembangan dari tahun ke tahun.
Bermula dari fokus content creating di 2014, smart city di 2015, smart rural di 2016, core industry di 2017, hingga passion+purpose di 2018, kini The NextDev hadir dengan fokus ‘social impact & go beyond’ untuk menghadirkan solusi bisnis yang berdampak sosial positif di Indonesia.

“Kami ingin membukakan akses dan mendorong munculnya karya dari start up yang digawangi pemuda di seluruh penjuru negeri. Tidak hanya di wilayah pusat, tetapi juga di daerah lokal,” katanya di sela The NextDev Talent Scouting 2019 di Surabaya.

Eko berharap, Telkomsel bisa ikut membantu inisiatif dan terobosan dari seluruh negeri melalui The NextDev agar dapat berkontribusi secara tepat dan merata bagi masyarakat Indonesia.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) Telkomsel yang diharapkan akan memunculkan start up-start up baru yang membawa dampak sosial di masyarakat.

Baca Juga:  Momen Maulid Nabi, taruna Poltekbang ditarget jadi SDM unggul dan berakhlak mulia

“Kami berharap start up-start up yang sebagian dirintis anak muda ini bisa percaya diri dan mampu meyakinkan para juri bahkan investor, dan kami yang mempertemukan mereka ke industri aau lembaga  yang memang sejalan dengan misi aplikasi atau start up mereka,” jelas Eko didampingi Manager Corporate Communication Telkomsel Jawa Bali, Erwin Kusumawan.

Dipaparkannya, kegiatan Local Stage Pitch berlangsung pada periode April hingga Oktober 2019 di sembilan kota : Jakarta (3 Mei), Denpasar (23 Mei), Palembang (27 Juni), Makassar (18 Juli), Medan (8 Agustus), Yogyakarta (29 Agustus), Pontianak (10 Oktober), Semarang (17 Oktober), dan Surabaya (7 November).

“Dari sembilan kota itu total ada 270 social impact start up terbaik se-lndonesia masuk untuk mempresentasikan ide brilian mereka dalam Local Stage Pitch di masing-masing kota,” jelas Eko.

Di Surabaya sendiri, ada 20 start up yang masuk tahap Local Stage Pitch. Mereka adalah Smart Kandang, BorneoTrip, Rekreata, Adavendor.com, Pictafish, Heikaku, AbiNuwas, Lelang Bintang, Pasarloka, Kliktrip, DeTroBot, Restoku, Delokal, Boleh Baca, Ketringan, AgriTronz, Virtual Assistant, Gigiku (Smart Dental Care), Sudut Kelasku, dan Jagel.id.

Pihaknya menyampaikan, akan memilih sekitar 30 start up terbaik dari sembilan kota dan akan memperoleh beberapa bentuk pengembangan start up berupa 5G, yakni Grant Money (dana pengembangan untuk best of the best), Good Opportunities (kesempatan memikat investor dan memperluas manfaat), Great Mentors (menemui ahli startup dan menggali insight baru), Generate Exposures (kesempatan go international dan publikasi media), dan Golden Ticket to The NextDev Academy (tiket untuk ikut program pengembangan early stage start up komprehensif).

“Namun, bentuk bantuan utama bagi startup terbaik akan diperebutkan di The NextDev Summit, November 2019,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini komentar Mentan terkait Indonesia akan barter sawit dengan beras dan gula dari India

Dalam The NextDev Talent Scouting 2019, persyaratan utama bagi pendaftar adalah harus memiliki Minimum Viable Product (MVP) yang berdampak sosial positif untuk membantu kehidupan masyarakat di berbagai bidang. The NextDev Talent Scouting juga terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 hingga 30 tahun.@wan