Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Berpakaian Pejuang, DPRD Surabaya dan Wali Kota Risma sahkan APBD 2020
Kostum Pejuang: Wali Kota Tri Rismaharini bersama pimpinan DPRD Surabaya usai mengesahkan APBD TA 2020. FOTO: Iwan-LICOM
Adv-News

Berpakaian Pejuang, DPRD Surabaya dan Wali Kota Risma sahkan APBD 2020 

LENSAINDONESIA.COM: APBD Surabaya tahun 2020 sebesar Rp 10,3 triliun resmi disahkan DPRD Kota Surabaya. Uniknya, pengesahan disahkan pada 10 Nopember 2019, bertepatan Hari Pahlawan.

Pengesahan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya. Dihadiri Wali Kota Surabaya, jajaran pejabat Pemkot Surabaya, serta jajaran Forkompida.

Rapat paripurna DPRD berlangsung setelah upacara Hari Pahlawan di Balai Kota Surabaya. “Hari ini, semua anggota DPRD, Wali Kota Bu Risma dan semua yang hadir mengenakan pakaian pejuang. Sekaligus memperingati Hari Pahlawan,” ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya, usai rapat paripurna.

Dengan berseragam pejuang itulah, APBD Kota Surabaya 2020 digedok. Setelah itu, dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Pimpinan DPRD dan Wali Kota Risma.

Dari Rp 10,3 triliun, alokasi terbesar untuk anggaran pendidikan sebesar 21 persen.

“Jadi anggaran yang paling besar tetap anggaran pendidikan, besarnya 21 persen dari 10,3 triliun,” kata Adi.

Adi Sutarwijono yang akrab disapa Cak Awi menjelaskan, 21 persen anggaran tersebut digunakan untuk pengembangan sarana prasarana, infrastruktur hingga pendidikan gratis.

“Besaran 21 persen itu untuk sarana prasarana, infrastruktur pendidikan, serta biaya pendidikan gratis serta gaji guru,” tambah Cak Awi.

Selain pendidikan yang mendapatkan porsi terbesar dalam APBD Surabaya tahun 2020. Dunia kesehatan juga mendapat anggaran sebesar 10 persen.

“Yang kedua biaya berikutnya paling besar itu adalah kesehatan, yang ketiga baru infrastruktur”, kata Cak Awi.@ADV

Baca Juga:  Perempuan Bojongmangu Kab Bekasi disasar jadi Desa Pemberdayaan Peran Wanita