Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
La Nyalla gerakkan DPD RI “all out” 100 hari kerja, Papua jadi prioritas
Ketua DPD RI La Nyalla saat memimpin delegasi DPD RI menghadiri pertemuan para pimpinan parlemen Mikta di Meksiko, nampak menyempatkan mengunjungi patung Bung Karno di ibukota Meksiko, Sabtu (9/11/2019). @dok. pribadi
HEADLINE

La Nyalla gerakkan DPD RI “all out” 100 hari kerja, Papua jadi prioritas 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) RI, La Nyalla Mattalitti berupaya “all out” menggerakkan internal anggota DPD RI untuk memaksimalkan berbagai program ke luar dan dalam. La Nyalla optimistis, DPD akan bernuansa baru dan lebih progresif selama 100 hari pertama dalam berkinerja.

Program ke luar yang kini digalakkan La Nyalla yang pekan lalu memimpin delegasi DPD RI ke Meksiko, merujuk pada enam garis besar yang dicanangkan.

“Program keluar ada enam garis besar, pertama DPD RI harus aktif dalam Prolegnas (Program Legislasi Nasional). Kedua, alat kelengkapan harus diperkuat dengan dukungan keahlian. Ketiga, memastikan bahwa negara hadir untuk membantu daerah menyelesaikan persoalan,” kata Ketua DPD RI yang ke Meksiko menghadiri pertemuan ketua-ketua parlemen Mikta, menjawab LensaIndonesa.com, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Selanjutnya, La Nyalla menguraikan, “Keempat, kita terus jaga nilai dan budaya Indonesia dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kelima, sinergi dan harmonisasi komunikasi dengan semua lembaga Negara. Keenam, memastikan sumber daya alam dan ekonomi di daerah membawa manfaat bagi daerah,” papar mantan Ketua Umum PSSI – KPSI periode 2012-2016 ini.

Untuk program DPD RI ke dalam yang sedang dioptimalkan La Nyalla, yaitu fokus masalah kemandirian anggaran DPD RI, meningkatkan fasilitas dan dukungan bagi senator.

Program DPD ke dalam lainnya yang juga menjadi prioritas politisi kelahiran Jakarta, 10 Mei 1959 ini, yaitu,
“Melanjutkan pengadaan kantor perwakilan DPD di ibukota provinsi, pembentukan tim atau task force yang memperkuat kinerja senator dalam memperjuangkan kepentingan daerah,” papar La Nyalla, yang mengawali karier politisi sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur tahun 1993.

Ketua DPD RI La Nyalla ikut terpilih menjadi pemimpin sidang di antara 15 ketua parlemen Mikta yang ikut pertemuan di Meksiko, pekan lalu. @dok. dpdri

Ketua DPD RI yang saat menghadiri pertemuan ketua-ketua parlemen Mikta didaulat jadi pimpinan sidang ini, juga optimistis semua program itu dapat berjalan secara maksimal dalam 100 hari kinerja DPD.

Baca Juga:  Atlet Jatim digembleng Binter, Khofifah: Target juara umum PON XX Papua

Menurutnya, DPD dalam menyusun perencanaan didasarkan langkah-langkah strategis, sehingga DPD bisa optimal dalam menjembatani kepentingan pusat dan daerah.

“Kami juga telah membuat langkah strategis dalam memperkuat DPD sebagai lembaga negara dalam langkahnya menjembatani kepentingan pusat dan daerah. Kuncinya terletak pada sinergi dan harmonisasi komunikasi antar lembaga negara dan dengan semua kepala daerah,” tegas La Nyalla, yang intisari pidatonya di Meksiko berjudul “Creative conomy and its contribution to social inclusion”, termasuk dijadikan bahan komunike bersama di akhir pertemuan ketua-ketua parlemen Mikta.

La Nyalla mempromosikan cinderamata wayang yang merupakan produk budaya adiluhung bangsa Indonesia, kepada para pimpinan parlemen Mikta di Meksiko. @dok.dpdri

PAPUA JADI PRIORITAS
Berbagai persoalan yang terjadi di daerah diharapkan menjadi sorotan DPD RI. Saat ini, daerah yang menjadi prioritas adalah Provinsi Papua. Sebab, kondisi Papua setelah peristiwa rusuh pasca Pilpres 2019, menjadi perhatian pemerintah.

“Tentu, semua permasalahan yang terjadi di daerah menjadi perhatian kami. Tetapi pasti, walau satu per satu, bertahap,” kata La Nyalla, yang juga mantan Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Jatim ini.

DPD juga baru membentuk Pansus Papua. Hasil Pansus ini, menurut La Nyalla, “Untuk memberikan rekomendasi kepada eksekutif, upaya penyelesaian persoalan yang terjadi di Papua,” imbuhnya

La Nyalla juga bertekad akan melakukan perubahan-perubahan dalam rangka perbaikan birokrasi demi kelancaran perbaikan otonomi daerah.

“Prinsipnya, kami akan bentuk tim kerja. Tugasnya, identifikasi persoalan di daerah, petakan, lalu kita komunikasikan dengan kepala daerah,” ungkap La Nyalla.

“Kita formulasikan jalan keluarnya, kita rekomendasikan jalan keluar tersebut kepada kepala daerah dan presiden, serta kita sampaikan juga kepada DPR RI,” katanya.

La Nyalla menerangkan, paparan program kerja prioritas 100 hari kerja DPD RI akan terus dilakukan perbaikan, penilaian pun secara terus menerus. Langkah-langkah yang diambil akan dievaluasi dan diperbaiki, sehingga sasaran yang ingin dicapai oleh DPD untuk memperbanyak ruang aksi bagi para senator di daerah dapat terwujud.

Baca Juga:  Presiden panggil Kapolri agar secepatnya umumkan perkembangan kasus Novel

“Kami akan turun ke daerah, (sehingga) membuat daerah merasakan manfaat adanya senator di pusat,” pungkas alumni Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang ini. @valen