Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Sikap Istana terkait polemik usulan Pilkada tak langsung? Ini kata Fajroel
Juru Bicara Presiden, M Fajroel Rahman: Pilkada langsung pada dasarnya menciptakan kedekatan antara rakyat dan pemimpin daerah dalam proses pembangunan lokal. @dok.detik
HEADLINE

Sikap Istana terkait polemik usulan Pilkada tak langsung? Ini kata Fajroel 

LENSAINDONESIA.COM: Polemik usulan evaluasi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang selama ini dilakukan langsung dipilih rakyat diubah menjadi tidak langsung, yakni dipilih oleh DPRD, direspon Presiden Jokowi.

Juru Bicara (Jubir) Presiden, M Fajroel Rahman mengatakan, Presiden sudah menyampaikan pandangannya bahwa Pilkada langsung masih menjadi mekanisme pemilihan kepala daerah yang paling relevan di Indonesia.

“Pilkada langsung pada dasarnya telah menciptakan kedekatan antara rakyat dan pemimpin daerah dalam proses pembangunan lokal,” ujar Fajroel dalam keterangannya via medsos, Selasa (11/11/2019).

Fajroel menyampaikan, Presiden berpandangan evaluasi Pilkada sebaiknya ditujukan pada teknis penyelenggaraan Pilkada. Bagaimana penyelenggaraan Pilkada bisa mengurangi dan bahkan menghapus praktik money politics, menciptakan proses pemilihan yang efisien dan efektif. Sehingga, Pilkada tidak terlalu berbiaya tinggi dan selesai tepat waktu, serta tidak menimbulkan sengketa hukum yang melelahkan.

“Selain itu, teknis penyelenggaraan Pilkada yang juga mampu mengatasi polarisasi sosial berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Jubir Presiden ini.

Pemerintah, lanjut Fajroel, akan terus mendorong agar kualitas teknis penyelenggaraan Pilkada semakin meningkat. Sedangkan isu perilaku korupsi kepala daerah akan dihadapi oleh upaya penegakan hukum dan penguatan partisipasi masyarakat dalam kontrol kekuasaan politik daerah.

“Presiden Jokowi mengatakan Pilkada provinsi/ kabupaten/kota tetap melalui mekanisme pemilihan langsung yang merupakan cermin kedaulatan rakyat/ demokrasi dan sejalan dengan cita-cita Reformasi 1998,” pungkas Jubir Presiden. @jrk/licom_09

Baca Juga:  Hari ini, tim sepakbola Jatim hadapi Kalsel di kualifikasi Pra PON XX