Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Antisipasi banjir kiriman, Komisi C ingatkan Pemkot Surabaya soal tanggul Kali Lamong yang jebol
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono. FOTO: Iwan-LICOM
Adv-News

Antisipasi banjir kiriman, Komisi C ingatkan Pemkot Surabaya soal tanggul Kali Lamong yang jebol 

LENSAINDOESIA.COM: Komisi C DPRD Kota Surabaya mengingatkan Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi luapan air yang mengakibatkan banjir di Surabaya. Salah satunya revitalisasi tanggul Kali Lamong yang jebol yang berada di wilayah Surabaya Barat, tepatnya di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono mengatakan, revitalisasi tanggul Kali Lamong sebenarnya urusannya Pemprov Jatim. Namun demikian, karena tanggul Kali Lamongan juga masuk ke wilayah Surabaya, maka Pemkot Surabaya harus membenahi tanggul-tanggul Kali Lamong yang jebol.

“Kami hanya mengingatkan Pemkot Surabaya soal antisipasi banjir, dengan memperbaiki segera tanggul Kali Lamong yang jebol.” ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Rabu (13/11/2019).

Ia menjelaskan, soal revitalisasi Kali Lamong, Pemkot Surabaya sebenarnya sudah melakukan beberapa kali revitalisasi Kalo Lamong, namun tidak semuanya Pemkot Surabaya mencurahkan anggaran, pemikiran hanya untuk persoalan tanggul Kali Lamong.

Dirinya menambahkan, soal revitalisasi tanggul Kali Lamong yang berada di wilayah Surabaya, Pemkot Surabaya harus bersama-sama Pemprov Jatim memperbaiki tanggul Kali Lamong yang jebol di wilayah Surabaya Barat.

Bhaktiono mengakui, selama ini soal revitalisasi tanggul Kali Lamong kontribusi Pemprov Jatim sangat kecil, dibanding yang dikerjakan oleh Pemkot Surabaya.

Misalnya, ujar Baktiono, Pemkot Surabaya menggelontorkan dana Rp100 miliar untuk revitalisasi tanggul Kali Lamong, sementara Pemprov Jatim paling hanya 1% nya, atau cuma Rp1 miliar.

“Disparitasnya sangat jauh sekali, dan faktanya Pemkot Surabaya lebih banyak melakulan revitalisasi tanggul Kali Lamong.” ungkapnya.@adv

Baca Juga:  Presiden ajak kaum Ibu ciptakan generasi "jempolan" untuk Indonesia maju