Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Inilah efek dari kenaikan iuran BPJS di 2020 mendatang
Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan yang tarifnya bakal naik di tahun 2020. istimewa
EKONOMI & BISNIS

Inilah efek dari kenaikan iuran BPJS di 2020 mendatang 

LENSAINDONESIA.COM: Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) memaparkan efek kenaikan tarif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mencapai 100 persen yang berlaku di tahun 2020 mendatang.

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional‎ Tubagus Achmad C menerangkan, naiknya iuran BPJS Kesehatan akan berdampak positif juga negatif. DI sisi negatifnya, DJSN sudah memiliki mitigasinya.

“Usai diberlakukan kenaikan di tahun 2020 nanti, akan ada dampaknya yang harus kami peringatkan kepada pemerintah,” ujar Tubagus, di tengah diskusi Forum Medan Merdeka Barat, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatik di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Ia menambahkan, dampak kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan akan menimbulkan lonjakan jumlah peserta non-aktif, berikutnya akan ada penurunan kelas peserta dan calon peserta yang enggan membayar dengan jumlah iuran yang tinggi.

“Guna mengansipasi dampak tersebut, lanjutnya, BPJS Kesehatan harus memastikan kualitas layanan peserta agar lebih baik. Sebab adanya kenaikan tarif iuran tersebut akan ada perbaikan arus kas pada BPJS Kesehatan, itu segi positifnya. Untuk penyediaan sarana termasuk peningkatan mutu kesehatan juga harus direalisasikan scara transparan agar tidak ada penggelapan iuran atau atau dugaan dari dana penghimpunan iuran tersebut dikorupsi,” tutur Tubagus.@L6,Eld-LIcom

Baca Juga:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak bongkar penyelundupan ratusan pil ekstasi