Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polrestabes Medan diserang bom bunuh diri, polisi Surabaya pertebal pengamanan
Pelaku bom bunuh diri di Mapolres Medan. FOTO: istimewa
HEADLINE UTAMA

Polrestabes Medan diserang bom bunuh diri, polisi Surabaya pertebal pengamanan 

LENSAINDONESIA.COM: Polrestabes Surabaya langsung memperketat pengamanan. Hal ini dilakukan pasca terjadinya serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

Polrestabes Surabaya sendiri sebenarnya telah memperketat pengamanan pasca diserang bom bunuh diri satu keluarga yang tergabung dalam Jamaah Ansharu Daulah (JAD) di pos pengaman pintu masuk Mapolres pada 14 Mei 2018 lalu.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan melakukan penebalan pengamanan, pasca terjadi penyerangan di Mapolrestabes Surahaya oleh teroris tahun lalu.

“Sebenarnya pengamanan sendiri sudah cukup ketat, dimana semua tamu yang datang harus memarkir kendaraannya di luar Polrestabes,” terang AKP Akhyar.

Selain dilarang menggunakan kendaraan masuk ke Mapolrestabes, semua tamu yang ada keperluan wajib melewati Pos yang dilengkapi X-Ray.” Jadi saat ini, selain melewati X-Ray, juga dilakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor,” tambah Akhyar.

Selain itu, gerbang pintu masuk ke Mapolrestabes Surabaya yang biasanya terbuka dan hanya menggunakan portal elektronik, saat ini difungsikan dengan menggunakan remote control.

“Anggota jaga saat ini juga ada penambahan, dan pintu gerbang juga kami fungsikan dengan sistem buka tutup menggunakan remite control,” pungkas Akhyar.

Diketahui, Polrestabes Medan diserang aksi bom bunuh diri Rabu (13/11/2019).

Ledakan terjadi sekira pukul 08.45 WIB.

Dalam insiden ini, seorang pelaku bom bunuh diri tewas di tempat, sedangkan beberapa warga dan anggota polisi mengalami luka-luka.@rofik

Baca Juga:  Incar sabu 3 kg jaringan Aceh, Polrestabes Surabaya tembak 6 pelaku