Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Awal 2020, Taspen besut unit investasi syariah
Tasoen akan membentuk unit investasi syariah Awal tahjn 2020 mendatang. Ilustrasi,istimewa
EKONOMI & BISNIS

Awal 2020, Taspen besut unit investasi syariah 

LENSAINDONESIA.COM: PT Taspen (Persero) akan menggarap serius segmen keuangan syariah dengan membentuk unit investasi syariah 1 Januari 2020 mendatang.

Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan, pembentukan unit investasi syariah ini disebabkan selain peluangnya cukup luas, minat nasabah bertransaksi sistem bagi hasil atau syariah juga masih tinggi.

“Taspen resmi akan mendeklarasikan pembentukan unit investasi syariah. Jadi semua transaksinya bersandar pada akad syariah. Dan kami maksimalkan peluang ini,” papar Iqbal di Indonesia Sharia Economic Festival ISEF 2019, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Ia menambahkan, saat ini Taspen memiliki instrumen investasi syariah sebesar Rp9,1 Triliun di tahun 2018 dengan peningkatan rata-rata dari tahun 2016 sebesar 34 persen terdiri dari saham yang terdaftar pada Jakarta Islamic Capital Market (Jakisl), Sukuk dan SBSN.

Sedangkan total dana investasi yang dikelola oleh Taspen sebesar Rp 254 triliun. Dana itu terdiri dana akumulasi pensiun dan dana pengelolaan Tabungan Hari Tua (THT).

“Tidak ada alokasi dana secara khusus berapa yang terkait prinsip syariah, namun kami akan melihat jika ada peluang untuk masuk, pasti kami memasuknya,” tandas Iqbal.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara berjumlah penduduk Muslim mencapai 87,18 persen dari populasi 232,5 juta jiwa (Global Islamic Economy Report 2018-2019). Ini meruoakan ukuran pangsa pasar produk dan jasa berbasis ekonomi syariah yang cukup luas.

“Sekaku pengelola program THT, Pensiun, JKK JKM ASN dan Pejabat Negara, Taspen akan berperan memanfaatkan peluang bisnis syariah dengan membentuk Unit Investasi Syariah sebagai inisiasi keturutsertaan untuk mensukseskan program Pemerintah terkait pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia,” ungkapnya.@L6,Eld-Licom

Baca Juga:  Otoritas Bandara III kampanye keselamatan penerbangan sipil di CFD Taman Bungkul