Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Korban dugaan perzinahan Ipda GT bertambah, seorang perempuan lapor Polda Jatim
SC menunjukkan bukti laporannya ke Polda Jatim. FOTO: dok.LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Korban dugaan perzinahan Ipda GT bertambah, seorang perempuan lapor Polda Jatim 

LENSAINDOMESIA.COM: Korban dugaan perzinahan Ipda GT bertambah. Selain dilaporkan ke Propam Polrestabes Surabaya karena mengancani istri warga Keputih, oknum perwira yang pernah menjabat sebagai salah satu Kanit Polsek Sukolilo ini juga dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh seorang wanita berinisial SC (48).

SC yang mengaku sebagai mantan kekasih Ipda GT ini, melaporkan tindak pidana pelecehan dan kekerasan yang dialaminya di depan Mapolsek Sukolilo, Surabaya beberapa waktu lalu.

“Saat itu dia (Ipda GT) masih bertugas di Polsek Sulolilo sebagai Kanit. Saat itu saya didorong dan kerudung dibuka dan bilang kepada orang saya orang gila,” ungkap SC saat ditemui lensaindonesia.com di kawasan Jl Raya Darmo. Rabu malam (13/11/2019).

Namun sayangnya, laporan pelecehan dan tindak kekerasan yang dilaporkan SC dinyatakan tidak kuat dan diterima dalam kasus asusila (perzinahan) dengan nomor laporan STPL/7/X/2019/Provost.

“Tapi laporannya yang di Polda Jatim, sudah dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya,” tambahnya.

SC mengungkapkan, dirinya mengenal Ipda GT sejak 2003. Kemudian dirinya bertemu lagi dengan Ipda GT pada Oktober 2018 hingga dirinya terbujuk rayunya dan diajak chek in di Hotel Teratai Jalan Ir. Soekarno-Hatta Surabaya.

“Saat itu saya dan suami ada masalah, kemudian ketemu lagi sama GT. Dia menyuruh agar bercerai dengan suami dan berjanji akan menikahi saya,” paparnya.

SC menceritakan saat itu, Ipda GT terus merayu SC dan mengajaknya berhubungan badan. “Setelah itu kami hidup bersama kost di Graha Aparna,” ungkap SC.

Perempuan berhijab ini mengatakan, meski dirinya sudah memenuhi permintaan GT, tetapi oknum perwira polisi yang kini berdinas di Polrestabes Surabaya itu tidak menepati janji untuk menikahinya. Malah, lanjut SC, Ipda GT menjalin hubungan dengan wanita lain.

Baca Juga:  Malam ini, Lisensi Café Lounge Jakarta gebyarkan dua female disc jockey didukung para DJ senior

“Selama ini dia tidak pernah memberi nafkah. Malah uang saya yang dihabisi nilainya puluhan juta. Selain itu dia malah menjalin hubungan dengan wanita lain,” pungkas SC.

Seperti diberitakan sebelumnya, W (40) seorang warga Keputih akhirnya malaporkan oknum perwira polisi Ipda GT ke Propam Polrestabes Surabaya, Jumat (15/11/2019).

Ipda GT dilaporkan terkait tindak pidana perzinahan.

Kepada lensaindonesia.com, W mengaku rumah tangganya dengan SH (39) retak kehadiran Ipda GT. Apalagi, hubungan gelap SH dengan oknum perwira di Polrestabes Surabaya itu telah terlanjur jauh, hingga keduanya di ketahui chek in di sebuah hotel.

Guna memperkuat laporan perselingkuhan istrinya dengan Ipda GT, W membawa bukti ponsel istrinya yang berisi beberapa chat mesum dan foto saat keduanya berada di dalam satu kamar hotel.

“Foto dan chatnya sudah saya print, sebagai barang bukti,” pungkas W seraya masuk ke ruang Propam Polrestabes Surabaya.

W mengungkapkan istrinya sudah lama menjalin hubungan gelap dengan oknum polisi berpangkat Ipda yang kini bertugas di Polrestabes Surabaya itu.

Kata W, hubungan terlarang tersebut terjadi sejak GT berdinas di Polsek Sukolilo.

W berani mengungkap perselingkuhan ini karena dirinya sudah memiliki bukti-bukti.

“Dulu saya pernah memergoki istri saya dengan GT ini, bertemu di depan Kampus C Unair, Jl Ir Soekarno-Hatta,” terang W ditemui di kawasan Jl Raya Darmo, Rabu (13/11/2019) malam.

Kepada lensaindonesia.com, W bahkan menunjukan bukti-bukti perselingkuhan keduanya.

“Saya punya bukti kuat. Ini ponsel istri saya, di dalamnya banyak chat mesum, bahkan juga terdapat foto mereka saat cek in di salah satu hotel melati di kawasan Jl. Ir Soekarno-Hatta,” ungkapnya.

Kecurigaan W terhadap perselingkuhan tersebut berawal dari SH yang berjualan di Pasar Manyar, sering pulang telat hingga larut malam. Setelah melakukan pembuntutan, W mengetahui SH sedang dibonceng oleh temannya, turun di Jl. Ir Soekarno-Hatta.

Baca Juga:  Wow! Impor mesin asal Taiwan meningkat

“Ternyata saat itu sudah ditunggu oleh GT, saat istri saya naik ke motornya, langsung saya cegat dan mereka mengaku tidak ada hubungan,” papar W.

Sejak itu, rumah tangganya mulai retak bahkan istrinya (SH) menggugat cerai dirinya.

“Saya masih berusaha sabar, karena melihat anak-anak. Namun setelah ada kesempatan, saya ambkl ponsel istri saya. Dan ternyata di dalamnya banyak chat mesum juga foto saat menginap di hotel,” lanjut bapak dua anak ini.

Saat dirinya mempertanyakan hubungan antara istrinya dengan oknum perwira polisi tersebut, SH masih mengelak bahwa hubungannya dengan GT sebatas masalah kegiatan Pramuka.

“Istri saya bilang dia sebagai anggota Pramuka, dan GT yang menjabat Kanit Binmas di Polsek Sukolilo sebagai pembinanya. Ini hanya alasan,” ujarnya dengan nada kesal.@rofik