LENSAINDONESIA.COM: Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur menyambut baik pernyataan Pemerintah Provinsi Jatim mendukung penuh penunjukkan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Pernyataan dukungan pihak Pemprov itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jatim bersama Ketua Umum KONI Jatim.

Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, UB, Ph.D mengatakan, apa yang sudah disampaikan tersebut diharapkan meredam tensi polemik di media sosial yang dirasa sangat mengganggu, sehingga bisa-bisa malah bukan saja GBT batal ditunjuk untuk menjadi salah satu venue, tapi secara umum Jawa Timur juga akan kehilangan kesempatan untuk menjadi salah satu tuan saat Indonesia menggelar Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

‘”Kami sebagai perpanjangan PSSI di Jawa Timur sangat berterima kasih sehingga polemik ini bisa berhenti. Yang disampaikan Pak Supratomo (Kadispora Jatim) dan Pak Erlangga Satriagung (Ketua KONI Jatim) sudah kami sampaikan ke pusat. Dan dalam waktu dekat, kami ingin segera menghadapi Bu Gubernur Khofifah untuk menerima arahan bagaimana kelanjutan agar Piala Dunia U-20 bisa tetap digelar di Stadion Gelora Bung Tomo,” terang Riyadh di Surabaya, Jumat (15/11/2019).

Riyadh mengungkapkan, PSSI dalam waktu dekat akan menghadap langsung kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk melaporkan semuanya terkait proses bidding Piala Dunia U-20 tahun 2021, termasuk soal penunjukkan Surabaya sebagai host city yang merupakan permintaan langsung dari Presiden Jokowi.

“’Akan kami jelaskan semua secara detail, tidak hanya soal Piala Dunia 2021, tapi juga semua program-program PSSI Jawa Timur, mulai infrastruktur, hingga soal pembinaan usia dini. Kami menunggu waktu beliau longgar sehingga kami bisa bertemu,” imbuh Riyadh.

Sementara itu, Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhannudin menambahkan, polemik soal Stadion GBT ini memang sedikit membuat PSSI Pusat risau dan mengingatkan PSSI Jatim agar segera dihentikan dan dicarikan jalan keluarnya.

Karena dalam kurun waktu enam bulan ini masih ada evaluasi dari FIFA soal venues. Dan sangat disayangkan bila kemudian Stadion GBT dicoret gara-gara soal mis komunikasi ini.

“Dengan adanya pernyataan Pak Supratomo dan Pak Erlangga kemarin, kami PSSI Jatim sangat plong, dan kami sudah melaporkannya ke PSSI Pusat. Kami bisa mengatakan, ini lho Jawa Timur kompak. Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya akan sama-sama menyambut Piala Dunia U-20,” tambah Amir.@fredy