Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Strategi Vinsensius Awey daftar Cawali Surabaya di tiga parpol
Vinsensius Awey menyerahkan berkas pendaftaran bakal valom wali kota di kantor DPC Partai Gerindra Surabaya, Jumat (15/11/2019). FOTO: IWAN-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Strategi Vinsensius Awey daftar Cawali Surabaya di tiga parpol 

LENSAINDONESIA.COM: Vinsensius Awey resmi mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya melalui Partai Gerindra setelah menyerahkan (mengembalikan) formulir dan berkas, Jumat (15/11/2019).

Dengan penyerahan formulir dan berkas pendaftaran di Partai Gerindra ini, berarti saat ini Awey telah mendaftar cawali di tiga partai politik (parpol). Sebelumnya, politisi Partai NasDem yang dikenal kritis ini telah mendaftar bacawali di Partai NasDem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Politisi yang menjabat Wakil Ketua DPD Nasdem Surabaya ini menyampaikan, pihaknya harus mendaftar diberbagai partai untuk maju pilwali 2020.

“Ini sangat jelas, karena Nasdem itu hanya memperoleh tiga kursi di DPRD Surabaya. Sedangkan untuk ketentuan paslon pilwali harus 10 kursi,” kata Awey usai mengembalikan formulir pendaftaran bacawali di kantor DPC Partai Gerindra Jalan Gayungan Surabaya, Jumat (15/11/2019).

Ia menyampaikan, dengan mengikuti fit & proper test di Nasdem, Gerindra dan konvensi di PSI, tentu ada harapan rekomendasi diturunkan apabila dirinya dinilai mampu untuk maju di Pilwali Surabaya 2020. Sehingga antar partai tersebut bisa saling berkoalisi untuk mendaftar ke KPU Surabaya.

Adapun perolehan kursi tiga partai tersebut meliputi Nasdem tiga kursi, PSI empat kursi, dan Gerindra memperoleh lima kursi di DPRD Surabaya. “Ini masih jauh, masih ada waktu 6 bulan lamanya, dan ini masih panjang perjalanannya,” kata dia.

Saat ditanya terkait rencana daftar pada partai lainnya, Awey menyampaikan pihaknya akan terus menjajaki partai lain. Ia akan terus berupaya menjahit atau berkoalisi dengan partai lainnya agar bisa mendapat tiket untuk maju di pilwali 2020. Apalagi PDI Perjuangan sudah menyatakan tidak berkoalisi dengan partai lain. “Jadi saya harus membangun kerjsama dengan semua partai,” kata Awey.

Baca Juga:  Perintahkan Dirut Pertamina dan Ahok secepatnya bangun kilang minyak, Jokowi: 32 tahun enggak bisa, kebangetan!

Awey juga menjelaskan pihaknya mendaftar di L1 atau Bacawali. Tapi jika dari tiga partai merekomendasikan diposisi L2 atau Bacawawali, pihaknya akan menerima rekomendasi tersebut.

Disamping itu, Ketua DPC Gerindra Surabaya, Sutadi menyampaikan hingga hari ini ada enam orang yang sudah mengembalikan formulir bacawali Surabaya.

“Dengan mendaftarnya pak Awey, kami bisa melakukan koalisi. Apalagi Awey sudah daftar di PSI dan Nasdem, jadi sudah mendapatkan tujuh kursi,” kata dia.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan proper and test untuk pendaftar Bacawali di Gerindra dan akan direkomendasikan ke DPD, dan DPP Gerindra.

Ia menyampaikan jika Awey berkompeten maju Pilwali, pihaknya akan merekomendasikannya menjadi Wali Kota Surabaya. Karena Gerindra terbuka umum dan tidak mewajibkan kader partai untuk maju pilwali.@wan