LENSAINDONESIA.COM: Ipda GT oknum perwira Polrestabes Surabaya yang dilaporkan telah melakukan tindak pidana asusila dengan menyelingkuhi istri orang akhirnya dijebloskan ke tahanan, Jum’at (15/11/2019).

Mantan salah satu Kepala Unit (Kanit) Polsek Sukolilo itu ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan penyidik Propam Polrestabes Surabaya.

“Sudah kita proses (pemeriksaan) langsung kami lakukan penahanan,” ungkap Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus H Simarmata saat dihubungi, Sabtu (16/11/2019).

Leonard menegaskan, tak main-main terhadap oknum anggota yang melanggar kode etik dan disiplin, apalagi terkait skandal perselingkuhan atau sampai merusak rumah tangga orang.

Menurutnya, GT saat ini masih menjalani penyidikan oleh Propam Polrestabes Surabaya. Ipda GT itu akan menjalani penahanan selama 21 hari sampai proses sidang kode etik dan disiplin dilaksanakan.

“Sesuai dengan aturan di kami, Polri, akam ada ditahan selama 21 hari, baru akan ada proses lanjutan jika diperlukan sampai sidang. Yang pasti akan kami hukum berat,” tegasnya.

Kasus dugaan asusila Ipda GT ini terungkap setelah W (40) warga Keputih Surabaya melapor ke Polrestabes karena mengetahui dan memiliki bukti hubungan gelap istrinya yang berinisial SH (39) dengan GT.

Saat melapor W, menyerahkan bukti chat mesum dan foto istrinya berada dalam kamar hotel bersama Ipda GT.@rofik