Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
BCA kucurkan beasiswa Rp 5,3 miliar untuk 703 mahasiswa
Kepala Kantor Wilayah VII BCA Malang Jo Rudy Kurniawan  menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof Dr Nuhfil Hanani untuk mahasiswa UB senilai Rp 350 juta.FOTO: aji-LICOM
CSR

BCA kucurkan beasiswa Rp 5,3 miliar untuk 703 mahasiswa 

LENSAINDONESIA.COM:  PT Bank Central Asia Tbk (BCA) punya atensi sangat besar dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. BCA melalui program Solusi Cerdas CSR Bakti BCA memberikan beasiswa pada 703 mahasiswa senilai Rp 5,35 miliar pada tahun 2019/2020.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) VII BCA Malang Jo Rudy Kurniawan, mengungkapkan, BCA menyalurkan dana beasiswa Bakti BCA kepada 18 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia secara intens.

“Memang khusus tahun 2019/2020 beasiswa yang diberikan BCA itu Rp 5,35 miliar. Mahasiswa Universitas Brawijaya menjadi salah satu perguruan tinggi penerima beasiswa Bakti BCA tersebut,” kata Rudy saat menyerahkam beasiswa di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Senin (18/11/2019).

Jo Rudy Kurniawan secara simbolis menyerahkan dana beasiswa senilai Rp 350 juta kepada perwakilan mahasiswa/i UB Malang. Penyerahan tersebut disaksikan Rektor Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani, di Malang.

Dijelaskan dia bila mahasiswa UB yang dapat beasiswa itu sebanyak  50 orang. Total beasiswa bagi mereka itu mencapai Rp 350 juta.

“Seiring dengan derasnya tantangan global, tantangan dunia pendidikan pun menjadi semakin besar. Menyadari hal ini, BCA berinisiatif untuk meningkatkan kualitas mahasiswa di Indonesia dengan memberikan bantuan dana beasiswa, khususnya bagi mahasiswa berprestasi,” katanya.

Rudy berharap, melalui Beasiswa Bakti BCA tersebut, mahasiswa generasi penerus bangsa terus giat mencari peluang dan meningkatkan kualitasnya. “Sehingga mereka  mampu bersaing di kancah global,” tuturnya.

Rudy menyampaikan, sejak tahun 1999, beasiswa Bakti BCA dikembangkan dan ditujukan bagi mahasiswa Strata Satu (S1) yang berprestasi namun memiliki kendala finansial. Beasiswa yang diterima para mahasiswa –seperti di Universitas Brawijaya– ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan membantu mereka menyelesaikan pendidikannya. Begitu juga bagi mahasiswa dari PTN lainnya.

Baca Juga:  Sidang pengusaha serobot tanah rakyat 20Ha, 5 Kades akui jual ke Puskopkar Jatim

Berdasarkan komitmen tersebut,  kata dia, beasiswa Bakti BCA ini sudah memasuki tahun ke-20. Menurut Rudy, dana yang diberikan dan penerimanya  terus dievaluasi. Sehingga terhitung sejak tahun 2019, BCA memutuskan untuk menambahkan jumlah perguruan tinggi negeri penerima beasiswa dari 16 menjadi 18 perguruan tinggi negeri.

Sementara jumlah dana yang dialokasikan juga meningkat setiap tahunnya. Rincian  pengalokasian dana Beasiswa Bakti BCA itu tahun 2014/2015 sebanyak Rp 3,8 miliar diberikan  pada 481 mahasiswa.

Pada  tahun 2015/2016 sebesar Rp 4,1 miliar untuk 554 mahasiswa, tahun  2016/2017 sebanyak Rp 4,25 miliar pada 587 mahasiswa. Sedangkan pada tahun 2017/2018    Rp 4,45 miliar pada 636 mahasiswa, tahun 2018/2019 sebesar Rp 4,95 miliar bagi 629 mahasiswa. Sementara tahun 2019/2020 sebesar  Rp 5,35 miliar kepada 703 mahasiswa.

“Peningkatan pemberian beasiswa itu di nilai sangat penting. Sebab pendidikan merupakan pilar utama dalam pengembangan sumber daya manusia dan masyarakat suatu bangsa,” kata dia.

Karena itu, lanjut Rudy, pendidikan menjadi salah satu area fokus BCA yang terus diperhatikan dalam rangka menciptakan SDM yang unggul. “Kami berharap Beasiswa Bakti BCA ini dapat turut memberikan long term impact bagi  dunia pendidikan Tanah Air,” tambah Rudy.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya Malang, Nuhfil Hanani mengaku senang banyak mahasiswanya menjadi  penerima beasiswa BCA. Sebab, beasiswa tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan biaya kuliah para mahasiswa.

“Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada BCA yang telah memberikan dana beasiswa ini kepada mahasiswa berprestasi. Kami yakin bantuan itu memotivasi mahasiswa  untuk terus belajar demi meraih cita-citanya,” katanya.@aji