Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Surabaya juara umum Kejurnas Selam Piala Gubernur Jatim 2019
Kontingen Surabaya meraih juara umum Kejurnas Selam Finswimming Piala Gubernur Jawa Timur 2019. FOTO: fredy-LICOM
HEADLINE SPORT

Surabaya juara umum Kejurnas Selam Piala Gubernur Jatim 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Kontingen Kota Surabaya mempertahankan tahta juara umum Kejuaraan Nasional Selam Finswimming Piala Gubernur Jawa Timur 2019.

Surabaya menjadi juara umum dengan koleksi 34 medali emas, 20 perak, dan 14 perunggu.

Posisi kedua menjadi milik kontingen Kabupaten Pasuruan dengan perolehan medali 26 emas, 11 perak, dan 7 perunggu. Sedangkan tim selam Banyuwangi menempati peringkat ketiga dengan 12 emas, 11 perak dan 12 perunggu.

Kontingen Kabupaten Malang menyusul di ranking keempat dengan 12 emas, 11 perak, dan 9 perunggu. Peringkat kelima menjadi milik Kabupaten Bandung Barat dengan 6 emas, 9 perak, dan 2 perunggu.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan tahun ini luar biasa. Ada 12 provinsi yang ambil bagian tahun ini. Mereka memberikan catatan waktu yang luar biasa. Lebih baik dari pada kejuaraan-kejuaraan sebelumnya. Dalam artian tingkat persaingan cukup ketat,” terang Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur, Mirza Muttaqien di kolam renang KONI Jatim, Surabaya, sore (17/11/2019).

Kemunculan Surabaya sebagai juara bertahan Piala Gubernur tahun ini memang sesuai dengan prediksi. Hingga saat ini selam Surabaya masih menjadi barometer di Jatim. Sejauh ini Kabupaten Pasuruan yang mampu mendekati Surabaya.

“Peta di Jawa Timur sebenarnya merata. Tidak hanya didominasi oleh Surabaya. Pasuruan, Banyuwangi, dan Malang juga berkembang cukup bagus,” kata Mirza.

Menurut Mirza, mulai dipertandingkannya cabang olahraga selam di SEA Games 2019, dan Olimpiade 2020 (eksebisi), membuat cabang ini semakin bergairah. Hal ini memotivasi atlet untuk semakin giat berlatih, dan berprestasi.

“Secara umum Indonesia juga harus lebih siap untuk menghadapi SEA Games maupun Olimpiade 2020, selain itu Jawa Timur sudah lebih siap, secara umum Indonesian jauh lebih siap,” imbuhnya.@fredy

Baca Juga:  Walikota tolak upaya lelang kurator atas asset Grand Tarakan Mall