Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kosgoro 1957 ingatkan lagi kader seluruh Indonesia, soal Airlangga Hartarto di Munas Golkar
Airlangga Hartarto diunggulkan terpilij menjadi Ketua Umum DPP Glkar dalam Munas Golkar awal Desember 2019 mendatang. @dok.tagar
HEADLINE

Kosgoro 1957 ingatkan lagi kader seluruh Indonesia, soal Airlangga Hartarto di Munas Golkar 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Kosgoro 1957, Agung Laksono menyampaikan pesan kepada pengurus dan kader Kosgoro 1957 di seluruh Indonesia, bahwa Kosgoro 1957 sebagai organisasi yang membidani kelahiran Partai Golkar, maka harus menjadikan kosgoro 1957 sebagai tulang punggung dari keluarga besar Partai Golkar

“Keluarga besar Partai Golkar mengakui bahwa Kosgoro 1957 adalah organisasi yang pernah membidani kelahiran Partai Golkar. Tapi, jangan pernah puas karena soal historis. Lebih penting kepada kelanjutannya, programnya, dan sebagai sumber kader partai yang bisa menjadi pemimpin bangsa di pusat maupun daerah,” kata Agung Laksono terkait Kosgoro 1957 syukuran hari jadi ke 62.

Agung Laksono meminta pengurus dan kader Kosgoro 1957 lebih berperan aktif dalam membangun Indonesia.
“Pemikiran-pemikiran yang baik untuk membangun negeri ini, misalnya bagaimana menghilangkan radikalisme. Upaya – upaya deradikalisisasi meniadakan berpolitik dengan gaya politik identitas yang tidak memperkuat persatuan kesatuan bangsa, harusi kita cari solusi demi dapat memperkokoh (persatuan dan kesatuan bangsa). Ini menjadi tugas kita semua,” kata Agung Laksono saat dikonfirmasi.

Syukuran HUT ke 62 Kosgoro 1957 dihelat secara sederhana di Kantor Sekretariat DPP pada Sabtu lalu (16/11/2019). Peringatannya berlangsung sederhana, dihadiri para senior dan pengurus DPP Kosgoro 1957, serta Kosgoro 1957 DKI Jakarta.

Ketua Umum Kosgoro 1957, Agung Laksono bersama para pengurus lainnya saat syukuran HUT ke 62 Kosgoro 1957. @valen.

Agung Laksono mengingatkan, Kosgoro 1957 pada gilirannya tidak saja berfungsi untuk memperkokoh dan menjadi tulang punggung Partai Golkar. Namun, harus menjadi tulang punggung kehidupan berbangsa masyarakat dan negara

“Tidak saja menjadi tulang punggung Partai Golkar. Tapi, juga bisa menjadi tulang punggung dari kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara,” tegas Agung Laksono.

Menyinggung Munas Golkar pada 4 – 6 Desember 2019 mendatang, Agung Laksono mengakui bahwa Kosgoro 1957 akan “all out” memberikan dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua Umum Golkar. Selain itu, Kosgoro 1957 juga berkewajiban memberikan pemikiran-pemikiran untuk meninjau Undang-Undang (UU) Pemilu.

Baca Juga:  Gelar Gerakan Pemulihan DAS, KLHK dan CCCD tanam 3.000 pohon di Malang

“Munas Golkar tanggal 4, 5,6 Desember, kami bukan saja ikut menjadi peserta biasa. Kosgoro 1957 juga melihat dari fungsi dan kewenangan dari Munas, tidak saja untuk memilih ketua umum dan pengurus DPP (Partai Golkar) baru. Kami sudah memberikan dukungan kepada Airlangga, tapi tidak berpaku saja di situ. Kami sudah mempersiapkan pemikiran-pemikiran, misalnya tentang perlu peninjauan terhadap Undang-Undang Pemilu,” imbuhnya.

Agung Laksono juga berpandangan perlunya dikaji ulang UU Pemilu, karena pengalaman Pemilu 2019 secara serentak ternyata menimbulkan ekses yang amat memprihatinkan.

“Terasa banyak (kejadian) yang kita alami. Misalnya, banyak yang meninggal di TPS-TPS. Ini harus kita pikirkan bersama,” pungkas Agung Laksono. @valen