Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
La Nyalla: Risma kurang sinkron dengan pengusaha lokal, komunikasi pada gubernur juga buruk
Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattaliti saat berkunjung ke Sekratriat MPC Pemuda Pancasila Surabaya Rabu (20/11/2019) malam. FOTO: Iwan-LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

La Nyalla: Risma kurang sinkron dengan pengusaha lokal, komunikasi pada gubernur juga buruk 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengunjungi Sekratriat MPC Pemuda Pancasila Surabaya di sela-sela kunjungan kerja di Jawa Timur, Rabu (20/11/2019) malam.

Di hadapan puluhan kader Pemuda Pancasila, La Nyalla yang juga menjabat MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua kader Pemuda Pancasila yang selama ini sudah berjuang sehingga dirinya terpilih sebagai Anggota DPD RI dari Jawa Timur.

“Semua ini tak lepas dari bantuan saudara-saudara. Perlu saya sampaikan kita tidak akan berhenti sampai di sini. Marilah kita bekerja untuk mewujudkan masyarakat sejahtera,” kata La Nyalla di hadapan puluhan anggota Pemuda Pancasila di Sekretariat MPC Surabaya.

Karena itu, La Nyalla mengatakan akan menampung semua aspirasi masyarakat yang nantinya akan disampaikan ke pusat untuk dibahas. “Disampaikan tertulis dan rapi. Aspirasi akan kita bahas di pusat,” tegas La Nyalla

Lebih lanjut, La Nyalla menjelaskan, saat ini DPD RI dalam kinerja bersinergi dengan program Presiden Joko Widodo agar pembangunan dilakukan dari daerah dan tidak terpusat di Pulau Jawa. “Tentunya, kita sendiri yang dari Jawa Timur harus tetap berlomba untuk maju lagi agar lebih sejahtera,” katanya.

Beberapa persoalan di Surabaya khususnya juga menjadi catatan La Nyalla Mattalitti untuk bisa diselesaikan. Di antaranya, macetnya komunikasi antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada kalangan pengusaha lokal. Ia menilai Wali Kota Risma kurang sinkron dengan pengusaha Kamar Dagang Indonesia (Kadin) yang seharusnya menjadi pilar perkonomian daerah.

“Nanti kalau ketemu (Tri Rismaharini) akan saya tanyakan kenapa kurang dekat dengan pengusaha lokal,” jelas La Nyalla.

Tak hanya dengan pengusaha, La Nyalla juga prihatin buruknya komunikasi Wali Kota Risma dengan kepala daerah di antaranya yaitu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, saya baru saja mencuat di media. “Gubernur itu di atasnya wali kota. Tentunya, Gubernur sudah memikirkan program untuk Surabaya yang menjadi wilayahnya,” tegas La Nyalla.

Baca Juga:  ID Next Leader gagas “Renewable Energy: Harga Mati” di Jakarta

La Nyalla juga menyinggung permasalahan kasus Pasar Turi yang sampai saat ini berlarut-larut tanpa kejelasan penyelesaian. Menurutnya, saat ini nasib pedagang Pasar Turi perlu sikap tegas dari Wali Kota Tri Rismaharini agar bisa kembali berjualan “Nanti kota koordinasikan dengan wali kota kenapa belum selesai,” katanya.

Diakui La Nyalla, selama menjabat wali kota selama dua periode Risma memang berhasil membangun kota Surabaya menjadi kota yang bersih dan jauh dari kesan kumuh. Namun, La Nyalla menyatakan apa hanya cukup kebersihan kota saja yang menjadi perhatian khusus oleh wali kota Surabaya.

“Selama menjabat sebagai wali kota, Bu Risma memang bagus dalam menciptakan kota Surabaya yang bersih. Tapi, apa cuma kebersihan kota saja yang diharapkan masyarakat Surabaya. Tentunya, perbaikan ekonomi juga sangat diharapkan seluruh masyarakat Surabaya. Salah satunya, memberikan perhatian khusus kepada pengusaha lokal di Surabaya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Surabaya, Haries Purwoko, mengatakan, silaturahim antara kader PP dan La Nyalla merupakan jembatan untuk menyambung rasa antara masyarakat dan pemimpinnya.

”Teman-teman PP memang sudah menganggap Pak La Nyalla ini sebagai orang tuanya. Maka silaturahim seperti hari ini ibarat pertemuan bapak dan anak. Kita saling berdiskusi gayeng. Ujungnya adalah agar bagaimana para kader PP bisa saling memberi inspirasi untuk kemajuan bersama, khususnya bagi Kota Surabaya,” ujar Haries yang juga maju sebagai bakal calon wakil wali kota Surabaya.@wan