Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
TVRI Jawa Timur luncurkan aplikasi INLAIN untuk pemirsa
Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur Akhbar Sahidi menunjukkan aplikasi INLAIN yang bisa diakses oleh masyarakat. FOTO: sarifa-LICOM
HEADLINE TECHNO

TVRI Jawa Timur luncurkan aplikasi INLAIN untuk pemirsa 

LENSAINDONESIA.COM: Televisi Republik Indonesia (TVRI) berupaya lebih dekat ke masyarakat. Salah satunya dengan menciptakan sebuah aplikasi khusus yang bisa langsung diakses kalangan umum, yakni INLAIN (Integrasi Layanan Informasi).

Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur Akhbar Sahidi mengatakan, adanya aplikasi INLAIN bisa menampung saran dan kritik dari masyarakat. Aplikasi ini baru diterapkan di TVRI Stasiun Jawa Timur.

“Lewat aplikasi INLAIN semua informasi dari masyarakat apapun yangbada hubungannya dengan kami, TVRI bisa menggunakan media ini. Kemarin-kemarin kan kita belum menyediakan wadah untuk masyarakat berinteraksi dengan TVRI. Sekarang ini kita sudah punya dan bisa intensif berhubungan dengan masyarakat. Jadi silahkan dimanfaatkan,” ujar Akhbar pada LICOM di Surabaya, Kamis (21/11/2019).

Dalam aplikasi INLAIN ada sejumlah menu untuk bisa diakses oleh masyrakat, mulai dari liputan dan kerjasama, pendaftran bagi yang mengajukan praktik kerja lapangan (PKL), jadwal penayangan acara TVRI hingga kritik dan saran.

”Silahkan masyarakat hubungi kami mungkin ingin kegiatannya diliput masuk TVRI, ataupun ada keluhan tentang siaran kami dan semua yang terkait tentang TVRI, atau bahkan ada keluhan masyarakat untuk pemerintah kami bisa menampungnya. Semua yang masuk akan segera kami respon dan menindaklanjutinya lewat siaran di program kami,” jelasnya.

Menurut dia hal tersebut diperlukan agar hubungan emosional antara pemirsa dan TVRI akan terus ada. “Kami ingin agar TVRI selalu ada di hati masyarakat. Ini upaya kami untuk bisa memperbaiki pelayanan kepada semuanya,” imbuh dia.

Aplikasi INLAIN yang mulai dioperasionalkan ini adalah yang pertama di TVRI se-Indonesia. Untuk awal, INLAIN baru bisa diakses lewat website.

“Ini program pertama untuk TVRI se-Indonesia. Mudah-mudahan ini bisa jadi pilot project bagi TVRI lainnya. Kalau ini berhasil akan kami sumbanngkan ke stasiun yang lain,” pungkas Akhbar Sahidi.@sarifa

Baca Juga:  Khofifah siapkan rusun dan biaya operasi wajah bayi Pandu pengidap Hydrocephalus