Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Digandeng PT SGI, ORORI Group optimis lepas 10.000 keping emas
Seremoni kerja sama antara PT Sampoerna Gold Indonesia (PT SGI) dengan ORORI Group terkait penjualan emas. Ist
Bisnis

Digandeng PT SGI, ORORI Group optimis lepas 10.000 keping emas 

LENSAINDONESIA.COM: ORORI Group, pelopor penjualan perhiasan daring di Indonesia mengalami pertumbuhan omset hingga mencapai 50 persen.

Digandeng PT SGI, ORORI Group optimis lepas 10.000 keping emas kurun waktu lima tahun.

Hal ini menjadi faktor ORORI group bekerja sama dengan PT Sampoerna Gold Indonesia (PT SGI) untuk memasarkan logam mulia WARIS melalui situs ORORI.com dan aplikasi e-mas.

Langkah ini diambil karena rekam jejak positif, jaringan luas dan terbukti, performa bisnis, dan platform berbasis daring yang menjadi tulang punggung ORORI sejak 2014.

Direktur ORORI Group Triono J. Dawis mengungkapkan, sebagai perusahaan dengan rekam jejak lebih dari 100 tahun, kepercayaan yang diberikan Sampoerna menjadi sebuah testimoni terhadap kredibilitas ORORI Group.

“Kami optimis mampu membantu PT SGI mencapai target di tahap pertama, yakni 10.000 keping emas berukuran 10 gram. Data terakhir menunjukkan, 43 persen dari stok WARIS ludes terjual,” papar Triono dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Jumat (22/11/2019).

Sementara itu, CEO PT SGI John Aryananda menyampaikan, di sebuah ekosistem penjualan logam mulia secara daring, ada tiga elemen keamanan yang perlu diperhatikan. Pertama, jaminan keamanan data pengguna saat bertransaksi di sebuah platform. Kedua, jaminan keamanan logam mulia saat pengiriman. Ketiga, jaminan keamanan logam mulia usai beredar bebas di pasaran. ORORI.com dan aplikasi e-mas sangat mumpuni terhadap ketiga aspek tersebut.

“Catatan pertumbuhan bisnis ORORI Group yang melonjak signifikan semakin meyakinkan untuk bekerja sama dengan kami. Dari sisi omset, sempat memunculkan peningkatan 100 persen dan itu terjadi antara tahun 2018 dan 2019, ini menambah keyakinan kami untuk menggandeng ORORI Group,” tutur John.

WARIS diluncurkan pertama kali saat 11 November 2019 dengan mengusung desain batik unik khas Sampoerna dilengkapi sistem deteksi keaslian berbasis kode QR. Hadirnya WARIS diharapkan mampu menjawab permintaan masyarakat Indonesia terhadap investasi yang aman dan tepercaya.@Rel-Licom

Baca Juga:  FKPPI Jatim tangkal radikalisme dan intoleransi dengan literasi