Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Jawa Timur provinsi terbaik dalam Program Inovasi Desa 2019
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menerima penghargaan dari Materi Desa PDTT dan Menko PMK. FOTO: dok.LICOM
HEADLINE PROOTONOMI

Jawa Timur provinsi terbaik dalam Program Inovasi Desa 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Provinsi Jawa Timur dibawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa kembali menerima penghargaan sebagai provinsi dengan program terbaik. Kali ini, Jatim dinobatkan sebagai yang terbaik dalam dukungan pelaksanaan program Inovasi Desa Tahun 2019.

Tidak hanya itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga memperoleh penghargaan atas dukungannya dalam pelaksanaan program inovasi desa besutan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Gubernur mengatakan, penghargaan ini tidak akan diperoleh tanpa kerja keras seluruh elemen. “Kerja keras dari aparat pemerintah desa dan masyarakat dalam mengawal pemanfaatan dana desa yang lebih berkualitas dan transparan,” kata Khofifah, Selasa (26/11/2019).

Khofifah menyampaikan, Dana Desa merupakan stimulus yang diberikan pemerintah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Tentu saja, butuh inovasi dalam pemanfaatannya sehingga memiliki dampak yang besar bagi masyarakat.

“Ambil contoh di Malang, Dana Desa dioptimalkan untuk mengembangkan
potensi pariwisata. Hasilnya, perekonomian masyarakat sekitar pun ikut terangkat. Karenanya, selalu saya tegaskan untuk melihat potensi apa yang ada di sekitar untuk selanjutnya dikembangkan. Ini butuh kejelian,” jelas dia.

Menurut gubernur perempuan pertama di Jatim ini, besarnya dana yang ditransfer ke desa mampu menjadi pemicu sekaligus pemacu tumbuh dan berkembangnya seluruh potensi desa. Ini penting, lanjut dia, terlebih disparitas kemiskinan antara desa dan kota di Jawa Timur masih cukup lebar.

Khofifah juga mendorong masyarakat desa untuk turut mengawal setiap tahapan penggunaan dana desa yang digunakan dalam membangun infrastruktur, pengembangan ekonomi masyarakat, pendidikan dan kesehatan.
Karenanya, pihaknya meminta Ia agar aparat desa lebih bersikap transparan dalam memanfaatkan setiap lembar rupiah dana desa.

“Apapun bentuk kegiatan yang bersumber dari dana desa masyarakat harus tahu dan benar-benar dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu proyek yang dikerjakan memiliki kualitas dan mutu yang baik,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sidang kasus tanah Hiu Kok Ming, saksi korban ditawari uang damai Rp 70 miliar

Untuk diketahui, selain Jawa Timur Provinsi lain yang meraih penghargaan
sebagai provinsi terbaik dalam Program Inovasi Desa 2019 adalah Lampung dan Sulawesi Selatan. Program inovasi desa sendiri memiliki tujuan meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan
desa yang bersumber dari dana desa.

Program ini diharapkan bisa lebih berkualitas melalui pengelolaan inovasi
desa, replikasi dan/atau adopsi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inovatif, serta dukungan lembaga Penyedia Peningkatan
Kapasitas Teknis Desa (P2KTD).

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Menteri Desa dan PDTT, Abdul Halim Iskandar kepada Gubernur Khofifah di Merlyn Park Hotel Jakarta, Senin (25/11/2019).@sarifa