Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Memperingati Hari Guru dengan kuliah tamu di Universitas La Rochelle Perancis
Atdikbud KBRI Paris, Prof. Warsito saat mengisi kuliah tamu di Universitas La Rochelle, Perancis.
EDUKASI

Memperingati Hari Guru dengan kuliah tamu di Universitas La Rochelle Perancis 

LENSAINDONESIA.COM: Memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November 2019, Atdikbud KBRI Paris, Prof. Warsito memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa S1 dan S2 Prodi Bisnis Internasional dan Program Bahasa Asia – Pasifik, di Universitas La Rochelle, Perancis, Senin 25 November 2019.

Di Universitas La Rochelle, perkuliahan Bahasa Indonesia ada pada prodi Bahasa Asia – Pasifik, sejak lebih dari 10 tahun lalu.

Kuliah tamu yang dihadiri oleh sekitar 9 orang dosen dan sekitar 150 mahasiswa tersebut, disampaikan dalam Bahasa Inggris yang diselingi dengan Bahasa Prancis dan Bahasa Indonesia, dilakukan selama hampir dua jam, mulai pukul 11.00 bertempat di amphitheatre Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya.

Prof. Warsito mengangkat topik tentang Indonesian education system in cultural diversity, tema yang sangat tepat dengan semangat peringatan hari guru tentang dinamika perkembangan Pendidikan. Selain mengangkat sistem dan permasalahan di bidang Pendidikan, Prof. Warsito juga menyampaikan hubungan bilateral Prancis – Indonesia saat ini, sejak tahun 1950.

Kegiatan Kuliah Tamu ini dibuka oleh Ketua Program Magister, Martine Raibaud, salah satu penanggung jawab program Bahasa Asia – Pasifik, yang didampingi oleh Chandra Nuraini, Dosen Bahasa Indonesia di Universitas La Rochelle.

Dalam sambutannya Martine menyampaikan, penghargaan dan ucapan terima kasih atas kehadiran Atdikbud KBRI Paris, sehingga memotivasi mahasiswa yang mengambil opsi Bahasa Indonesia.

Kuliah tamu di Universitas La Rochelle, Perancis.

Sementara itu, salah satu mahasiswa master Annalie menanyakan terkait dengan konten pembelajaran di Indonesia, adakah mata kuliah khusus terkait dengan Lingkungan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Prof. Warsito menyebutkan bahwa jika tidak ada mata kuliah khusus tentang lingkungan, tentu konten tentang lingkungan bagi prodi sosial ada pada mata kuliah lain, misalnya mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar.

Baca Juga:  Resmob Polrestabes Surabaya kirim begal sadis bertemu Sang Pencipta

“Secara khusus, prodi Ilmu Lingkungan sekarang banyak ditawarkan di hampir semua universitas di Indonesia,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri kuliah tamu, Prof. Warsito, menyampaikan program-program pada tahun mendatang khususnya terkait dengan pengembangan Bahasa Indonesia di Universitas La Rochelle yaitu UKBI dan lomba pidato dengan Bahasa Indonesia.