LENSAINDONESIA.COM: Hartanto (33) oknum wartawan menjalani sidang perkara narkotika di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (28/11/2019).

Warga Jl Kapas Madya Surabaya itu didakwa telah mengedarkan narkotika jenis Ineks atau ekstasi.

Dalam membacakan dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso dari Kejari Surabaya menyatakan, terdakwa telah melakukan tindak pidana peredaran narkotika sebagai mana diatur dalam pasal 114 ayat (2) no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Terdakwa memiliki dan menguasai narkoba golongan I (satu) jenis ekstasi tanpa izin untuk diperjual belikan,” terang JPU Ali Prakoso.

Sidang yang langsung dilanjutkan dengan keterangan saksi tersebut, JPU Ali Prakoso menghadirkan Adi Irawan, anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Dalam keterangannya, Adi Irawan menjelaskan terdakwa ditangkap pada Rabu (28/8/2019) sekitar pukul 00.30 WIB di KFC Jl Basuki Rahmat, Surabaya dan ditemukan barang bukti 91 butir ineks.

“Saat ditangkap saudara terdakwa sempat menunjukan Id Card kalau dirinya wartawan. Dan barang bukti 91 butir ineks diselipkan di kaos kakinya.” Terang Adi Irawan.

Atas keterangan saksi tersebut, terdakwa tidak membantahnya.” Iya pak hakim benar,” ucapnya singkat.

Perlu diketahui, terdakwa mendapati barang bukti sabu dari seorang bandar yang mendekam di Lapas Porong Sidoarjo. Dirinya juga mengedarkan Ineks selain kepada teman dekatnya, juga diedarkan ditempat hiburan malam, dan bahkan sering mengaku sebagai anggota Polisi.@rofik