Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Era 4.0 tak jadi kendala bagi pelaku desain interior, ini alasannya!
(kiri) Budi Kurniawan, Interior Designer & Founder BK Interior & Architecture Planning Studio saat memberikan pemaparan terkait desain. Ist
EKONOMI & BISNIS

Era 4.0 tak jadi kendala bagi pelaku desain interior, ini alasannya! 

LENSAINDONESIA.COM: Laminatech Kreasi Sarana (HPL Wilsonart & Arborite) dan VIVERE Multi Kreasi (VIVERE Collection) yang merupakan unit bisnis dari VIVERE Group menggelar Interior Designers Gathering di Surabaya.

Acara yang dihadiri 70 peserta ini, mengusung tema Interior Design for Public Space 4.0, membahas peran desainer interior untuk menciptakan desain interior yang baik untuk ruang publik.

Budi Kurniawan, Interior Designer & Founder BK Interior & Architecture Planning Studio mengatakan, pemilihan material & furniture yang tepat, atmosfir yang baik akan terbangun pada desain interior di ruang publik.

“Ini komitmen VIVERE Group, khususnya HPL Wilsonart & Arborite, dan juga VIVERE Collection untuk menghadirkan produk berkualitas baik dan berdurability maksimal. Juga sertifikat Green Label dan Green Guard yang dimiliki HPL Wilsonart & Arborite yang menjamin area publik tersebut aman bagi semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” papar Budi dalam keterangan resminya g diterima Lensaindonesia.com, Sabtu (30/11/2019).

Ia menambahkan, era 4.0 bukan hal yang harus dirisaukan. Apalagi saat ini dunia desain interior tak sekadar menata ruang, namun sudah berkolaborasi di sebuah konser seni, sekaligus berkolaborasi dengan fashion desainer dan seniman lainnya.

“Ruang berseni para desainer justru lebih luas lagi tak melulu tentangan ruangan kantor, hotel atau rumah,” tegasnya.

Desain interior mampu mempengaruhi psikologis dan interaksi pengunjung di area publik. Sehingga peran desainer interior sangat penting untuk menciptakan harmonisasi positif di ruang publik.@Rel-Licom

Baca Juga:  Kejuaraan Sepakbola Usia Dini Bina Sentra FC di Sidoarjo diikuti 24 tim SSB ternama