Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ciptakan aplikasi alternatif game yang lebih mendidik, Ikhsan asal Tangsel langganan Juara Robotik
Setiawan Nur Ikhsan, Ketua Tim Nusantara Wonder. @foto:sofie
HEADLINE

Ciptakan aplikasi alternatif game yang lebih mendidik, Ikhsan asal Tangsel langganan Juara Robotik 

LENSAINDONESIA.COM: Setiawan Nur Ikhsan, dialah Ketua Tim Nusantara Wonders, yang memenangkan lomba penemuan robot “Seoul International Invention Fair”, 25 November – 2 Desember 2019, di Seoul, Korea Selatan.

Mahasiswa Universitas Diponegoro Searang –angkatan 2018 Jurusan Tekhnik Elektro—ini, merupakan putra sulung dari tiga bersaudara. Ia putra dari Drs Joko Budi Santoso dan Aiy Irmawati, S.Pd, MM, tinggal di Kampung Jengkol Rt 003/Rw 001 No.1, Desa Jengkol, Kresek, Kab Tangerang.

Ikhsan memang hobi robotic. Ia sejak kecil suka bongkar pasang elektronik. Bahkan, sewaktu belajar di MAN 4 Tangerang, Ikhsan meraih juara1 lomba Robotik di Malaysia. Masih sederet lagi prestasi di tingkat nasional sudah sering diraihnya.

“Lomba di LIPI sudah langganan, Ikhsan juga terpilih sebagai siswa teladan se Propinsi Banten dan mendapat hadiah laptop dan uang pembinaan,” ungkap Aiy Irmawati, Ibundanya.

Ikhsan menjelaskan, cara kerja Robot Botara yang pertama, timnya diminta untuk menginstal aplikasi Botara di HP Android. Kemudian, aplikasi Robot Botara tersebut penyambungannya menggunakan wifi.

“Lalu, kita bisa memulai memprogram robot Botara dengan pemprograman blok. Yaitu, pemprograman yang hanya bisa meneria perintah di drag and drop saja,” tuturnya.

Aplikasi ini, lanjut Ikhsan, sudah berbahasa Indonesia. “Jadi, untuk anak – anak yang sudah bisa baca, mereka bisa memprogram robot,” terang Ikhsan.

Robot ini sudah terintegrasi dengan 3 sensor. Yaitu, sensor jarak untuk mendeteksi benda, sensor garis untuk mendeteksi garis hitam dan sensor cahaya untuk mendeteksi cahaya.

“Sehingga, nantinya anak – anak akan mengerti bagaimana cara kerja robot dan paham mengenai pemrogramannya,” jelasnya.

Tujuan dari Botara ini, lanjut Ikhsan, sebagai alternatif game yang lebih edukatif. Diharapkan dengan permainan Robot, menghindari anak – anak dari game mobile yang tidak mendidik.

Baca Juga:  Resmikan pabrik Cilegon atasi impor politiena 1,52 juta ton, Presiden: Bukan wacana-wacana

“Sekaligus, untuk mempersiapkan generasi selanjutnya dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0,” ungkapnya.

Negara – negara yang menjadi peserta di Seoul International Invention Fair dari Asia, seperti Malaysia, Singapore, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Vietnam Filipina, China dan negara timur tengah, seperti Arab Saudi, Iran, Aljazair, Turki, Mesir, dan Maroko, ada juga tim dari Amerika, seperti Brazil Chili, Jerman, Inggris, Argentina, dan Republik Ceko. @sofie