Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Komplotan begal digerebek saat asyik pesta sabu, 2 ditembak
Para pelaku begal motor yang disergap polisi saat pesta sabu diapit Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Tandes (rofik)
HEADLINE

Komplotan begal digerebek saat asyik pesta sabu, 2 ditembak 

LENSAINDONESIA.COM: Komplotan pelaku begal motor yang sering beraksi di Surabaya-Sidoarjo, dibekuk Unit Reskrim Polsek Tandes, dalam sebuah penggerebekan di tempat kos Jl Tambak Wedi XI.

Masing-masing Syamsul Arifin (21), SA alias Oyek (16) dan MM (15), ketiganya asal Tambak Wedi. Selain itu ada Hoirul (22), asal Jl Tenggumung Wetan gang Jeruk dan Syaiful Anwar (25), asal Dusun Koalas, Desa Madulang, Bangkalan, Madura.

Saat dilakukan penggerebekan ditempat kostnya Jl Tambak Wedi XI, komplotan begal ini sedang pesta sabu. Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki karena berusaha melakukan perlawanan.

“Setiap melakukan aksinya, tersangka selalu membawa senjata tajam dan tak segan melukai calon korbannya,” terang Kapolsek Tandes Kompol Suminto, Rabu (4/12/2019).

Kompol Suminto menjelaskan, saat dilakukan penggerebekan, para tersangka sedang pesta narkoba, dan Syaiful Anwar dan Hoirul yang merupakan otak serta eksekutor berusaha menyerang petugas.

“Keduanya terpaksa kami lakukan tindak tegas karena berusaha menyerang petugas,” pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto menambahkan, dalam penyidikan diperoleh pengakuan bahwa hasil kejahatan para pelaku begal ini sebagian besar digunakan untuk pesta narkoba. “Usai menjual hasil kejahatannya, tersangka gunakan untuk membeli sabu,” ungkapnya.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu set kunci T, sebilah pisau penghabisan, 2 poket sabu dan motor Honda Beat merah L 3029 SU yang digunakan sebagai sarana saat beraksi.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.@rofik

Baca Juga:  Aksi massa atasnamakan “Harimau Patriot” tuntut mundur Ketua DPRD, soal Kartu Sehat NIK