LENSAINDONESIA.COM: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I menyatakan bahwa aksi bunuh diri Edwin Jaya Luwanto (38) di Galaxy Malla Surabaya pada Selasa malam (03/12/2019) tidak ada kaitan dengan masalah pajak.

Heru Budhi Kusumo, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim I menyampaikan, pihaknya telah mengecek semua data pajak atas nama Edwin Jaya Luwanto. Hasilnya, Edwin yang beralamat di Jl Darma Husada Utara Block AA, Surabaya tidak memiliki permasalahan dengan pajak.

“Kita sudah cek semua data. Yang bersangkutan tidak memiliki masalah dengan pajak. Tidak ada tunggakan apapun. Jadi tidak benar jika disebut yang bersangkutan depresi akibat dikejar-kejar pegawai pajak,” kata Heru kepada lensaindonesia.com, Kamis (05/12/2019).

Selain mengecek data, lanjut Heru, pihaknya juga mengkonformasi pada semua petugas lapangan yang menangani penagihan, juga tidak mendapati laporan adanya aktivitas penagihan pajak terhadap Edwin. “Kita cek ke seluruh petugas juga dinyatakan tidak ada penagihan pajak atas nama Edwin Jaya Luwanto. Kesimpulannya yang bersangkutan tidak ada permasalahan pajak. Jadi tidak benar bila yang bersangkutan depresi akibat persoalan pajak.

Sesuai data yang ada di Kanwil DJP Jatim I, Edwin Jaya Luwanto yang disebut memiliki usaha perlengkapan bayi tersebut tercatat sebagai karyawan swasta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edwin Jaya Luwanto nekat mengakhiri hidup dengan cara terjun dari lantai 4 Galaxy Mall pada Selasa, 3 Desember 2019.

Edwin disebut mengalami depresi akibat dikejar-kejar pegawai pajak.

Namun istri Edwin menyampaikan, selama ini tidak ada orang pajak yang menemui Edwin.@LI-13