Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tantangan besar yang perlu dijawab Nadiem Makarim di dunia pendidikan
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Prof. Dr. Zainuddin Maliki MSi. (Foto: dok_licom)
HEADLINE

Tantangan besar yang perlu dijawab Nadiem Makarim di dunia pendidikan 

LENSAINDONESIA.COM: Masyarakat milenial menitipkan harapan besar kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mempunyai terobosan di dunia pendidikan untuk menjadikan anak didik Indonesia memiliki kualitas kecerdasan intelektual juga dibarengi dengan karakter anak yang baik.

Pasalnya, selama ini proses pendidikan lebih menekankan pada hasil nilai raport atau ijazah yang baik saja di dalam jenjang pendidikan, namun tidak dibarengi karakter dan integritas dalam kehidupan keseharianya.

Demikian disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Prof. Dr. Zainuddin Maliki MSi. saat ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta, Jum’at (5/12/2019)

“Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar dan tantangan bagi Nadiem saat ini. Dia lahir dan sukses di dunia usaha. Nah saat ini bagaimana Dia mampu membuat perubahan mendasar di dunia pendidikan saat ini, menjadikan anak didik sejalan dengan cita-cita yang sudah termaktub dalan UU,” ujarnya

Ditegaskan oleh Zainuddin, di dunia pendidikan, saat ini orang tua anak hanya mengkawatirkan perolehan hasil nilai saja pada anak-anaknya ketika mengikuti ujian. Namun, disisi lain, orang tua kurang begitu kawatir pada anak-anaknya apakah mempunyai kemampuan selain ilmu, juga punya disiplin yang bagus dan bisa dipercaya.

“Orang tua anak saat ini merasa kawatir pada hasil nilai pada anak-anaknya, tapi orang tua tidak kawatir bagaimana karakter/kepribadian. Anak tersebut jujur, disiplin, dan bisa dipercaya. Nah, sekarang ini bagaimana Nadiem mampu merubah pola pandang itu, bagaimana orang tua juga kawatir tentang sisi kepribadian, karakter anak-anak, apakah mereka mempunyai kejujuran, displin yang tinggi, dan benar benar bisa dipercaya. jadi bukan hanya nilai. Ini menjadi tantangan Nadiem,” sambung mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya ini menegaskan.

Terlebih, dalam waktu dekat, Ujian Nasional akan segera digelar di waktu mendatang. Konsep dan kebijakan menteri sangat diharapkan bagaimana membuat terobosan dan mencetak masyarakat milenial saat ini menjadi anak bangsa yang cerdas, kreatif, memiliki kecerdasan intelektual, serta punya karakter yang baik.

“Kan ada proses perencanaan, pelakasanaan dan evaluasi. Nanti di proses evaluasi harus ada gagasan baru, terobosan untuk menjawab tantangan tersebut,” ujar Zainudin anggota DPR dari Dapil X gresik-lamongan ini.

Guru Besar Ilmu Ilmu Sosial ini menjelaskan, hal yang perlu dibenahi salahsatunya adalah kurikulum. “Bagaimana menciptakan kurikulum yang efektif dan berkualitas. Menciptakan suasana pendidikan tidak kaku, lebih komunikatif, lebih kreatif dan inovatif, banyak memperkenalkan pelajaran dibarengi obyek nyata, dan lainya,” ujar Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim ini.

Kendati demikian, Nadiem diyakini mempunyai visi di dunia pendidikan untuk menjadikan pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas. Hal ini juga sejalan dengan visi Presiden bagaimana lulusan peserta didik memiliki ilmu perngetahuan dan kemampuan, skil yang bagus dan siap menghadapi dunia kerja.

“Kita butuh pendidikan yang bisa melahirkan manusia-manusia jujur dan bisa dipercaya, Ke depan akan ada rapat dengar pendapat, saya akan pertajam di sana,” pungkas Zainudin.@licom