LENSAINDONESIA.COM: Unit I Sat Reskoba Polrestabes Surabaya, Minggu (8/12/2019), menggagalkan pengiriman 2 juta butir pil koplo double L masuk kota Pahlawan ini dari ekspedisi di Jl Semut Kali.

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, polisi diam-diam sudah mengintai jaringan pil double L ini sejak 5 bulan lalu. “Sudah 5 bulan kami pantau,” ungkap sumber yang minta identitasnya tidak dipublikasikan.

Tim yang dipimpin Iptu I Made Gde Sutayana yang mendatangi sebuah perusahaan ekspedisi di Jl Semut Kali, menemukan 2 juta butir pil koplo merek double L yang dikemas menjadi 19 paket.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian tak membantah saat dikonfirmasi. “Totalnya sekitar 2 juta butir, kami masih mendalami kemungkinan adanya barang bukti lain,” terangnya saat dihubungi via ponsel.

Selain menyita barang bukti, Kompol Memo mengungkapkan, pihaknya mengamankan 3 orang yang diduga pengirim pil koplo tersebut.

“Ada tiga orang yang kami amankan, saat ini masih dimintai keterangan dan semoga dari keterangannya bisa mengembang ke jaringan di atasnya,” tambahnya.

Disinggung asal barang, Kompol Memo mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih intensif. Meski terdapat tulisan asal barang dari Yogyakarta, namun hal tersebut bisa saja untuk mengelabuhi petugas.

“Meski di kemasannya ada tulisan dari Yogyakarta, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih dalam. Bisa saja itu itu hanya untuk mengaburkan asal barang,” pungkasnya. @rofik