Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pertumbuhan 5 tahun terakhir, Crown Group rampungkan proyek senilai total Rp 18 triliun
Salah satu properti besutan Crown Group yang ada di Australia. @foto: ist
EKONOMI & BISNIS

Pertumbuhan 5 tahun terakhir, Crown Group rampungkan proyek senilai total Rp 18 triliun 

LENSIANDONESIA.COM: Crown Group mengalami pertumbuhan ‘Quantum Leap” dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dengan merampungkan proyek yang nilainya mencapai Rp. 18 Triliun. Sedangkan total proyek yang diselesaikan sudah mencapai 22 proyek hunian di kota Sydney. Yakni mulai hunian vertikal di kawasan Bondi Junction hingga terakhir Waterfall by Crown Group yang sudah pada tahap penyelesain akhir.

Iwan Sunito, CEO Crown Group mengatakan, saat ini masih ada 2 proyek hunian yang tengah proses pembangunan, diantaranya Mastery by Crown Group dan Eastlakes Live by Crown Group, ditambah 3 proyek lagi dalam tahap perencanaan yakni Melbourne, Brisbane dan Los Angeles.

“Semua ini seperti mimpi. Apabila kita mengingat ketika pertama kali kami (Iwan Sunito & Paul Sathio) mendirikan Crown Group tahun 1996. Kualitas pengerjaan dan fasilitas resor bintang lima merupakan sebuah keniscayaan. Sebuah terobosan yang sejak awal kami tawarkan di industri hunian vertikal di Australia. Namun, desain hunian yang cantik dan artistik jadi sesuatu yang membedakan kami dengan yang lain. Untuk itu, kami sangat konsisten bekerja sama dengan arsitek-arsitek terbaik di Australia dan Dunia,” papar dalam keterangan resminya, Selasa (10/12/2019).

Halnya Koichi Takada, lanjut Iwan, arsitek pemenang penghargaan yang mendesain 3 proyek hunian vertikal kami, Skye by Crown Group, Arc by Crown Group dan Infinity by Crown Group, ini merupakan bagian historisnya. Lalu SJB architects yang mendesain Waterfall by Crown Group dan Allen Jack + Cottier yang merancang V by Crown Group juga ambil bagian.

“Dan tentu saja Kengo Kuma, sang Dewa Arsitek dari Jepang yang mendesain Proyek terbaru kami, Mastery by Crown Group“. Semua proyek tersebut berhasil menggondol penghargaan bergengsi. Kami ingin desain hunian yang mencerminkan mahakarya seni dengan garis modern, yang membuat setiap penghuninya bangga akan tempat tinggal mereka. hal itu merupakan pengejawatahan dari idealisme kami di Crown Group,” imbuh Iwan.

Tentu saja target Crown Group di masa depan belum berubah, yakni bagaimana bertransformasi dari Development-centric Company menjadi Development and Recurring-income company selain membawa Crown Group menjadi perusahaan terbuka dalam waktu yang tidak lama lagi.

Di sisi lain, Paul Sathio yang juga Founder dan CEO Crown Group mengungkapkan, satu kalimat singkat yang cukup bermakna baginya, “Finally we’re realized that we’re no longer a small company”.

Saat ini , Crown Group sedang dalam proses penggarapan proyek hunian Mastery by Crown Group di Waterloo yang merupakan proyek hunian dengan 5 menara dirancang oleh 3 orang arsitek berbeda dan Eastlakes Live di Eastlakes. ini merupakan proyek hunian terbesar dan termahal dalam sejarah Crown Group. Waterfall by Crown Group akan menggelar serah terima di awal tahun 2020 mendatang.@Rel-Licom