LENSAINDONESIA.COM: Sat Reskoba Polrestabes Surabaya, terus memburu pelaku pengedar narkoba jaringan Nangro Aceh Darussalam (NAD), yang mengedarkan sabu di Jawa timur.

Dalam pengungkapan, Kamis (12/12/2019) dini hari, Sat Reskoba melakukan penangkapan terhadap 8 tersangka dari 2 wilayah. Enam orang terpaksa ditembak kakinya karena berupaya melarikan diri.

“Enam tersangka kami amankan di Malang dan dua lainnya di Tulungagung,” ungkap Kasat Narkoba, Kompol Memo Ardian saat dikonfirmasi melalui ponselnya.

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, tersangka jaringan Aceh ini, membawa sabu seberat 3 kg. Namun saat dilakukan penangkapan, petugas hanya mengamankan 50 gram. “Barang sudah dipecah, dan tinggal 50 gram yang kami amankan,” sambungnya.

Kompol Memo menjelaskan, bahwa tersangka masih satu jaringan dengan pelaku yang diamankan sebelumnya. “Betul, mereka ini masih satu jaringan dengan yang kami amankan sebelumnya,” ungkapnya lebih lanjut.

Namun, disinggung identitas tersangka, Kompol Memo enggan mempublikasikan karena masih melakukan pengembangan. “Mohon waktu, kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap seluruh jaringannya,” pungkasnya. @rofik