LENSAINDONESIA.COM: Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) akan menggelar Seminar Nasional dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Minggu, 15 Desember 2019 di Menara Peninsula Hotel Slipi Jakarta.

Rapimnas ini, selain membahas internal organisasi, juga akan merespon kondisi kebangsaan saat ini, terutama pada sektor ekonomi. KAHMI sebagai organisasi intelektual merasa perlu memberikan saran dan kritik atas kondisi saat ini guna terwujudnya perbaikan nasib bangsa Indonesia.

Jalan menuju Indonesia maju adalah upaya yang sungguh-sungguh untuk sebuah perubahan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan nilai-nilai akhlakul karimah. Berbagai tantangan yang harus dihadapi justru semakin memberi harapan bahwa Indonesia sedang menghadapi berbagai lompatan kemajuan. Lompatan kemajuan yang telah dicapai
memberi isyarat kepada Indonesia agar dapat bergerak lebih maju, lebih cepat dan lebih kuat.

Tujuan dilaksanakan seminar ekonomi adalah untuk memberikan saran dan pendapat agar Indonesia mampu menghadapi gejala krisis ekonomi dunia serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional menuju negara maju. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Rapimnas KAHMI, Ato’ Ismail dalam keterangan tertulisnya, Jakarta (12/12/2019).

“Harus ada usaha yang sungguh-sungguh sacara bersama-sama baik pemerintah mewakili negara, partisipasi rakyat yang merasa memiliki bangsa maupun sektor swasta yang juga punya kewajiban dalam rangka membangun bangsa dan negara,” ujar Ato’ Ismail.

“KAHMI sebagai pelanjut HMI berkomitmen bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT, tentunya sejalan dengan komitmen bangsa Indonesia dalam rangka memenuhi cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,” sambung Ismail menegaskan.

Diungkap Ismail, KAHMI sebagai komunitas alumni HMI yang lahir di tahun 1947 bertumbuh dan berkembang seiring dengan perjalanan bangsa. Alumni HMI sebagian besar adalah mereka yang berjuang mengisi kemerdekaan dengan kapasitasnya sebagai tokoh-tokoh ilmuwan dan intelektual. Komitmen keislaman dan keindonesiaan terintegrasi dalam sikap dan keteguhan menjadi modal dasar bahwa KAHMI akan ikut berperan aktif dalam kerangka mencapai kemajuan Indonesia.

“Berdasarkan pemikiran tersebut di atas, MN KAHMI dalam Rapimnas menempatkan sebuah tema khusus ‘Memperkokoh Peran KAHMI Menuju Indonesia Maju’, hal ini dimaksud untuk lebih mendorong ke arah perhatian dan kepedulian terhadap situasi dan perkembangan bangsa saat ini ,” jelasnya.

KAHMI pun menegaskan akan terus mengawal perjalanan bangsa ini menuju cita-cita bangsa terwujudnya masyarakat adil dan makmur.

Dalam agenda Rapimnas kali ini, akan dihadiri Menteri Pemuda dan Olah raga RI , Dr. H. Zainudin Amali, SE, M.Si, Ketua Dewan Pakar MN KAHMI yang akan didapuk untuk sambutan. Sedangkan, Dr. Ir. Airlangga Hartarto (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia) siap hadir dan didapuk sebagai Keynote Speaker, dengan tema “Menumbuhkan Iklim Yang Kondusif Bagi Investasi, Dunia Usaha Dan UMKM Dalam Rangka Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Menuju Negara Maju”.

Narasumber lain yang telah konform hadir yakni, Airlangga Hartarto (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia), Bahlil Lahadahlia (Menteri Investasi dan BKPM), Anindiya Bakri (Wakil Ketua Umum KADIN RI), Totok Lusida (Ketum REI RI), Nurdin Halid (Ketum Dekopin), Arif Budimanta (Staf Khusus Presiden RI), Ketua Hipka.@licom