Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polsek Genteng tangkap dua pelaku curanmor antar kota
Dua pelaku dan barang bukti motor curian saat diamankan di Mapolsek Genteng, Surabaya. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Polsek Genteng tangkap dua pelaku curanmor antar kota 

LENSAINDONESIA.COM: Petugas Unit Reskrim Polsek Genteng Surabaya menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar kota.

Dua palaku yang ditangkap pada Jumat 29 November 2019 itu adalah Arta Fitra dan Krisna Murti, warga Jl Ambengan Batu Surabaya.

Mereka diringkus setelah melakukan pencurian motor Honda Vario L 4421 XN di Pizza Hut Jl Basuki Rahmat, Surabaya.

Dalam menjalankan aksi kejahatannya, Fitra dan Krisna mencari sasaran motor yang pemiliknya lupa mencabut kunci kontak.

Kapolsek Genteng AKP Anggi Saputra mengatakan, penangkapan pelaku terjadi saat petugas melakukan patroli kring serse.

Saat itu, ada seorang pemilik motor berteriak karena memergoki kendaraanya dibawa kabur oleh pelaku.

“Saat mendengar teriakan korban, anggota langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan dapat membekuk tersangka KM (Krisna Murti) di depan Plaza Surabaya,” kata Anggi.

Anggi mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan, pihaknya dapat membekuk tersangka Artha Fitra, yang sempat meloloskan diri dengan membawa motor hasil curiannya di Jl Peneleh.

“Setelah anggota kami melakukan penyelidikan, tersangka AF (Artha Fitra) yang berperan sebagai eksekutor dan otak dari pelaku Curanmor di Jl Peneleh bersama barang buktinya,” tambahnya.

Dihadapan petugas, Artha Fitra yang merupakan otak dari pelaku Curanmor, mengaku telah melakukan 10 kali pencurian motor, lima di lamongan dan lima kali di Surabaya yang selalu berganti pasangan.

“Dalam melakukan aksi, tersangka AF sering berganti pasangan, dan kami masih memburu tiga orang komplotannya. Tersangka sudah beraksi 10 kali pencurian motor. Lima di Surabaya dan di Lamongan juga 5 kali,” pungkas Anggi.

Sementara itu, korban Nur Cholis mengaku senang dengan ditangkapnya kedua pelaku dan berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mengembalikan motornya.

“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Kapolsek, yang telah menangkap oelaku dan mengembalikan motor saya,” ucap Nur Cholis singkat.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP dan diancam pidana selama 7 tahun penjara.@rofik