Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bawa arit saat beraksi, residivis jambret tumbang ditembak polisi
Kedua tersangka jambret yg ditembak polisi (rofik)
HEADLINE

Bawa arit saat beraksi, residivis jambret tumbang ditembak polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Tambaksari, Sabtu (14/12/2019) siang, menindak tegas dua pelaku jambret dengan timah panas. Polisi melumpuhkan residivis itu dengan tembakan di kaki karena berusaha melawan saat disergap.

Bersenjatakan arit, Hanif Mulyono Aulia (21) warga Jl Pucang Adi IV A dan Abdul Hamid (22) warga Jl Tambang Boyo, menjambret ponsel Ajeng Pramaeswari (21) saat melintas di Jl Residen Sudirman.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Didi Ariawan menjelaskan, saat melintas di Jl Residen Sudirman, korban yang mengendarai motor dipepet kedua pelaku lalu. Secepat kilat pelaku merampas handphone korban dan kabur.

“Menyadari ponselnya dirampas, korban mengejar dibantu pengendara lain. Mendengar teriakan jambret, anggota kami yang berada di sekitar lokasi melakukan pengejaran,” terang Iptu Didik.

Namun kedua pelaku yang membawa senjata arit, malah berusaha menyerang petugas saat akan ditangkap. “Karena membahayakan keselamatan, dengan terpaksa, anggota kami melumpuhkan kedua pelaku dengan tindakan tegas terukur,” pungkas Iptu Didik.

Sementara menurut Putra Irawan (24) tetangga pelaku, Hanif Mulyono Aulia merupakan residivis, dan pernah melakukan aksi penjambretan pada dua tahun lalu. “Tersangka 2 tahun lalu pernah dihukum dalam kasus yang sama (jambret),” ujarnya singkat.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti handphone milik korban, arit dan motor Honda Vario putih L 4038 BR yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku tersangka dijerat pasal 365 KUHP dan diancam pidana selama 9 tahun penjara. @rofik