LENSAINDONESIA.COM: Puluhan kendaraan terbuka bermuatan melebihi kapasitas over dimensi atau over loading (Odol), terjaring razia Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Senin (16/12/2019).

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya Kompol Teddy Chandra mengatakan, razia tersebut, sebagai tindak lanjut petunjuk Dirlantas Polda Jatim tentang pelanggaran lalulintas yang berkenaan dengan mobil pengangkut yang Odol.

“Kami perintahkan seluruh anggota Sat Lantas Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran, terutama rekan dari Tim Murai dan Timsus untuk menindak tegas seluruh truk atau pick up bak terbuka yang over load dan over dimension yang mengangkut barang atau muatan,” jelas Kompol Teddy.

Razia kendaraan Odol ini  digelar sejak sejak Jumat (13/12/2019) hingga tahun baru mendatang. “Kendaraan yang terjaring razia tersebut, terindikasi sering melakukan pelanggaran,” tambah Kompol Teddy.

Dijelaskannya, beberapa ruas jalan yang menjadi fokus penindakan di antaranya Jalan Mastrip, Sememi, Benowo, Citraland dan sepanjang Jalan Merr Ir Soekarno.

Dalam penertiban pihaknya menerjukan Tim Murai dan Timsus serta Polsek jajaran Polrestabes Surabaya.  “Kami fokus kepada kendaraan yang melebihi muatan. Karena berbahaya dan membahayakan pengendara lainnya,” paparnya.

Kompol Teddy menegaskan saat ini pihaknya sudah mengeluarkan 75 surat tilang. Kendaraan yang terjaring razia dianggap melanggar UU LLAJ No.22/2009 Pasal 307 jo Pasal 169 ayat (1). Dalam pasal tersebut mengatur tata cara pemuatan, daya angkut, dan dimensi kendaraan. “Dalam sehari total ada 15 lebih kendaraan yang dilakukan penindakan,” pungkasnya. @rofik