Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kerja bareng BBKSDA, Djarum Foundation kerahkan 250 mahasiswa di #SiapDarling
Kerja bareng Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Bakti Lingkungan Djarum Foundation menggelar program “Siap Sadar Lingkungan (#SiapDarling)”ist.
CSR

Kerja bareng BBKSDA, Djarum Foundation kerahkan 250 mahasiswa di #SiapDarling 

LENSAINDONESIA.COM: Kerja bareng Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Bakti Lingkungan Djarum Foundation menggelar program “Siap Sadar Lingkungan (#SiapDarling)”.

Siap Darling melibatkan 250 mahasiswa yang tergabung pada darling squad untuk menanam 500 pohon CemaraGunung (Casuarina Junghuniana) di area TWA Kawah Ijen seluas 1,1 hektare.

Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji menyampaikan, Siap Darling merupakan program pelestarian lingkungan yang diinisiasi Bakti Lingkungan Djarum Foundation mengajak generasi milenial untuk peduli lingkungan.

“Peranan Siap Darling melalui program penanaman di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen jadi langkah nyata kepedulian generasi milenial terhadap lingkungan yang rusak akibat kebakaran,” tandas FX Supanji dalam keterangan resminya, Selasa (17/12/2019).

Sementara itu, Kepala BBKSDAJawa Timur, Dr. Nandang Prihadi, S.Hut., M.Sc. mengatakan, kebakaran melahap habis sepertiga kawasan Pegunungan Ijen termasuk wilayah BBKSDA. Dampak yang paling signifikan atas kebakaran lahan di TWA GunungIjen menimbulkan kerusakan ekosistem di kawasan tersebut, hal ini menyebabkan rusaknya siklus kehidupan flora dan fauna.

“Aksi tanggap dan peduli lingkungan Siap Darling di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen merupakan upaya melestarikan kawasan konservasi melalui penanaman kembali sebagai upaya pemulihan ekosistem flora dan fauna yang rusak akibat kebakaran,” imbuh Nandang.

Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.IP mengungkapkan, Taman Wisata Alam Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur berpotensi besar selain menjadi destinasi wisata.

“Guna mewujudkan lingkungan yang hijau dan lestari tentu perlu kerja sama antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Ini merupakan elemen penting untuk pelestarian lingkungan sebab ketiganya tak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dari Siap Darling, upaya penghijauan ini sudah bagus. Sekarang tinggal bagaimana kita membantu niat baik ini tidak berhenti sampai di sini. Bukan malah merusak, mari kita lebih peduli terhadap tempat tinggal dan lingkungan sekitar. Jika bukan kita, siapa lagi? ” tegas Yuli Eko.

Sebagai informasi, jumlah pengunjung di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen pada 2015 melonjak.Tercatat 90.080 wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal di tahun 2014 dan melonjak mencapai angka 169.445 di tahun 2015.

Data tersebut terus melonjak kendati sempat menurun di 2017, tetapi kembali menanjak di tahun 2018 totalnya mencapai 194.203 wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal.@Rel-Licom