Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Momen Nataru 2019-2020, XL Axiata East Region naikkan kapasitas data hingga 30 persen
Bambang Parikesit, Group Head East Region XL Axiata saat memaparkan persiapan jaringan komunikasi jelang momen Nataru 2019-2020. Ist
HEADLINE TECHNO

Momen Nataru 2019-2020, XL Axiata East Region naikkan kapasitas data hingga 30 persen 

LENSAINDONESIA.COM: Hadapi Natal dan Tahun Baru 2019-2020, XL Axiata East Region telah mempersiapkan jaringan telekomunikasinya dengan menaikkan kapasitas akses data hingga 30 persen.

Lonjakan trafik terutama akses data sangat lah masif terjadi di semua operator selular. Namun lonjakan data tersebut masih dibawah lonjakan yang terjadi di momen Ramadhan dan Lebaran.

Bambang Parikesit, Group Head East Region mengatakan, untuk mengcover lonjakan tersebut, XL Axiata sudah mampu menjangkau 95 persen populasi di Indonesia. Bahkan, untuk populasi digital di Jawa telah mencapai 58 persen karena memang tertinggi trafiknya.

“Untuk area Jatim, XL Axiata East  Region sudah menancapkan 11 ribu BTS (Base Transceiver Station) dan menjangkau 95 persen populasi Jatim dengan jumlah pelanggan 55 juta,” papar Bambang kepada Lensaindonesia.com, Selasa (17/12/2019).

Ia menambahkan, penambahan kapasitas tersebut tak hanya berlaku di perkotaan. Bahkan, untuk momen ini, XL Axiata juga mengoptimalkan akses data di sejumlah destinasi wisata di masa libur panjang akhir tahun ini.

“Tak sekedar gelar penambahan kapasitas, kita juga menambah proteksi untuk mengantisipasi permasalahan teknis dan yang pasti kami tugaskan operator standby 24 jam,” tandas Bambang.

Blank spot di pegunungan perlu cek kepadatan trafik dulu sebelum tambah kapasitas

Terkait destinasi wisata, saat libur panjang lokasi wisata pegunungan juga menjadi jujukan wisatawan domestik maupun manca. Namun, kerap terjadi blank spot di area pegunungan, hal tersebut menurut Bambang harus melalui survey dahulu sebelum memasangan atau mengoptimalkan jaringan di pegunungan sebab terkait dengan nilai investasi.

“Blank spot di pegunungan, pasti beberapa operator mengalami. Sebagai antisipasinya, kami harus survey untuk menyesuaikan padatnya trafik di situ, karena hal tersebut ada kaitan dengan investasi. Kalau di pegunungan A misalnya, trafiknya kenceng, yah kita tambah kapasitasnya. Kan beda kalau blank spot itu terjadi di area pegunungan yang masih minim pengunjung, jadi nilai investasinya nggak percuma,” tutur Bambang.

Diketahui, traficdata XL Axiata tahun 2019 tumbuh mencapai 80 persen. Sedangkan lonjakan trafik data rata-rata naik 15 persen dari hari normal. Untuk itu, XL Axiata sudah menggelar fiber optic sepanjang 5000 km dengan 4 mobile BTS.@Eld-Licom