LENSAINDONESIA.COM: Bakal Calon Walikota (Bacawali) Surabaya, Hariyanto advokad Ketua Peradi Surabaya yang memperkenalkan diri Cak Har, meyakini dirinya akan didukung tiga sampai empat partai politik untuk maju Pilkada Surabaya 2020 mendatang.

Sikap optimistis Cak Har yang juga Ketua IKADIN (Ikatan Advokad Indonesia) DPC Surabaya, meski bukan kader partai tertentu, akan mendapat dukungan empat partai itu, lantaran pihaknya sudah menjalin komunikasi. Bahkan, sudah menempuh jalur resmi persyaratan harus mendaftar.

“Saya yakin dapat rekomendasi dukungan dari partai yang saya daftari,” kata Cak Har Har dalam keterangannya kepada
awak media dikutip LensaIndonesia.com, Kamis (19/12/2019).

Keempat partai yang disebut-sebut akan memberikan dukungan, yaitu Partai Gerindra (lima kursi), PSI (empat kursi),
dan NasDem (tiga kursi). Sisanya, PAN (tiga kursi) juga sangat besar kemungkinan memuluskan niat Cak Har, jika ada
indikasi elektabilitas Cak Har menguat.

“PAN juga saya kira akan memberikan rekomendasi,” begitu kata Cak Har, optimistis.

Dukungan empat partai itu bagi Cak Har sudah memenuhi persyaratan untuk maju jadi Calon Walikota, karena total mencapai 15 kursi. Sementara itu, ambang batas pencalonan Cawali Surabaya (minimal 10 kursi DPRD Surabaya). Kalau salah satu di antara empat partai itu mundur, Cak Har tetap bisa maju mendaftar Cawali.

Karenanya, tidak berlebihan jika Cak Har semakin optimistis untuk maju Cawali, dan bukan Calon Wakil Walikota.

“Kami mendaftar di partai juga sebagai Calon Walikota bukan Wakil,” katanya.

Bisa jadi, nantinya rekomendasi tidak cuma empat partai. Kalau tren elektabilitas Cak Har yang selama ini “all out”
sosialisasi berdampak elektabilitas semakin menjanjikan, tidak tertutup partai lain juga ikut mendukung.

Cak Har sepertinya tidak sulit untuk bisa terus menggenjot dukungan suara warga Surabaya. Tentu, prioritasnya
harus memanfaatkan secara optimal jaringan para advokad atau pengacara anggota Peradi Surabaya dan anggota IKADIN Cabang Surabaya.

Advokad ini jika mampu menggerakkan kekuatan jaringan pengacara anggota Peradi dan IKADIN secara masif, ditambah mesin
partai pendukung juga bergerak maksimal, wajar dirinya optimistis saat Pilkada berlangsung, akan bisa mengimbangi
pesaing kandidat yang diusung partai terunggul di Surabaya seperti PDI Perjuangan dan PKB.

Cak Har mengaku selain sudah menjalin komunikasi dengan keempat partai tersebut, dirinya juga berupaya
mendekati Demokrat. Kendati pun, partai besutan SBY ini sampai sekarang tidak membuka pendaftaran secara resmi.

“Kami intens komunikasi dengan partai yang membuka pendaftaran atau yang tidak. Demokrat juga mulai membuka
komunkasi,” kata Cak Har.

Cak Har perlu merangkul banyak partai, di luar partai yang sudah pasti mendukung, lantaran Cak Har berpeluang besar
partai pendukungnya bisa bertambah. Pendulumnya, tentu saja Cak Har harut terus menggenjot hasil survei
elektabilitasnya. Cak Har, agaknya, meyakini hal ini.

“Saya sudah mendaftar. Maka, saya siap bersaing dengan siapa pun, termasuk tokoh dari partai politik,” kata Cak Har
seperti dikutip Antara, Rabu (18/12/2019). @licom_09