LENSAINDONESIA.COM: Mengantisipasi terjadinya musibah banjir, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum didampingi Dandim 0830/ Surabaya Utara Kolonel (ARH) Putut Witjaksono Hadi dan Dandim 0831/Surabaya Timur Letkol (INF) La Ode M Nurdin melakukan pengecekan peralatan SAR.

Selain mengecek peralatan SAR, kapolres bersama jajaran pejabat utama melakukan pemantauan debit air di dermaga Tradisional Kalimas, Tanjung Perak.

Di dermaga yang banyak didapat tumpukan karung sampah tersebut, mengeluarkan aroma kurang sedap, hingga para pejabat utama yang melakukan pendampingan kompak tutup hidung. “Hm..baunya,” ujarnya sembari menutup hidung.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menyatakan, musim hujan yang diprediksi mengalami puncak pada februari 2020 nanti, besar kemungkinan akan terjadi genangan air yang berpotensi banjir.

“Dalam hal ini, kami telah menyiagakan peralatan SAR, guna memberi pertolongan kepada Masyarakat,” terang Ganis.

Disinggung musibah yang kerap terjadai di wilayah hukumnya, Ganis menyatakan pohon tumbang dan meluapnya debit air laut. “Yang sering terjadi pohon tumbang, oleh karena itu kami sudah menyiagakan alat pemotong (Kenzo) dan kondisinya cukup bagus. Selain itu meluapnya debit air laut,” tambahnya.

Sementara terkait banyaknya tumpukan sampah di dermaga, Ganis menghimbau agar masyarakat tidak membuangnya sembarangan dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Kami himbauan kepada masyarakat agar membuang sampah pada temoatnya, dan terkait ini kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.@rofik