LENSAINDONESIA.COM: Johanes Kusno (76) warga Jl Simokerto III, dijebloskan sel tahanan Polrestabes Surabaya setelah diciduk petugas Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) usai dilaporkan mencabuli anak tetangganya yang baru berusia 5,5 tahun.

Kepadq polisi, tersangka mengaku melakukan aksi bejatnya sejak oktober 2018 lalu. Modusnya, menempelkan alat kelaminnya ke kemaluan korban saat hasratnya memuncak.

“Iya saya lagi pingin, tapi tidak bisa berbuat apa apa. Mau ke tempat gituan tidak punya uang, ” cerocosnya.

Kusno yang mengaku kecanduan film porno itu melampiaskan nafsu bejatnya terhadap anak tetangga dengan cara korban diajak main ke rumahnya saat kosong.

“Waktu rumah sepi, saya panggil ke rumah. Saya hanya menempelkan saja tidak sampai dimasukkan. Setelah keluar saya kasih uang buat beli jajan,” terangnya sambil mengaku sudah 5 kali melakukan aksi bejat tersebut.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, setelah lima kali mendapat  perbuatan tidak senonoh, korban bercerita kepada orang tuanya.

“Kami amankan tersangka setelah mendapat laporan dari orang tua korban. Namun pelaku sempat mengelak perbuatannya. Setelah kami tunjukkan bukti-bukti dan laporan orang tua korban, pelaku akhirnya ngaku sudah 5 kali mencabuli korban dengan imbalan uang Rp 2 ribu agar tak cerita ke orang lain,” pungkasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat UU no  81-82 tentang perlindungan perempuan dan anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. @rofik