Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
BNPB dihebohkan surat palsu perintahkan pelaksanaan proyek normalisasi sungai senilai Rp34,8 Milyar
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang belakangan sangat aktif dan amat menonjol dalam mengantisipasi bencana ini, ternyata diganggu hoax surat Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tentang Normalisasi Sungai Wanggu Konawe Selatan dan Hulu Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nilai proyek cukup besar, Rp34,8 M. @foto:dok.tribunpalu
HEADLINE

BNPB dihebohkan surat palsu perintahkan pelaksanaan proyek normalisasi sungai senilai Rp34,8 Milyar 

LENSAINDONESIA.COM: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa isi edaran Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tentang Normalisasi Sungai Wanggu Konawe Selatan dan Hulu Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nomor 02/SPMK/BNPB/1/2020 tertanggal 23 Januari 2020 adalah tidak benar atau palsu.

Sebelumnya, beredar SPMK yang mengatas namakan BNPB dan berisi tentang komitmen pejabat BNPB yang seolah-olah dibuat untuk
menugaskan PT. RIBROS RAYA NUDA dengan nilai kontrak mencapai 34.800.000.000 (Tiga Puluh Empat Milyar Delapan Ratus Juta Rupiah).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo menegaskan, BNPB tidak bertanggungjawab terhadap konsekuensi surat tersebut. “Dan, mengimbau agar selalu melapor kepada BNPB apabila terdapat kasus serupa di kemudian hari,” imbuh Agus dalam keterangan tertulisnya.

Telah beredar Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dari BNPB yang ternyata palsu. @foto: dok. bnpb

Surat BNPB palsu yang beredar itu mencatut nama Agus Sulistiyono selaku Kepala Subdit Rektorat Pengelolaan Dana Tanggap Darurat
BNPB. Dalam surat menyebutkan, Agus Sulistiyono memerintahkan Direktur PT RIBROS RAYA MUDA yang beralamat di Bau-bau sebagai
penyedia jasa untuk segera memulai pekerjaan tersebut, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ada.

Dalam surat itu juga menyantumkan tanggal dimulainya pekerjaan itu 28 Januari mendatang dengan range waktu 120 hari kalender. @jrk