Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Demi pengeboran, Pertamina EP dan Pemkab Bojonegoro sepakati buat MoU
Seremonial penandatanganan MoU antara PT Pertamjna EP dengan Pemkab Bojonegoro terkait rencana pengeboran dan eksplorasi.ist
EKONOMI & BISNIS

Demi pengeboran, Pertamina EP dan Pemkab Bojonegoro sepakati buat MoU 

LENSAINDONESIA.COM: PT Pertamina EP menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait rencana pengeboran di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Tak sekedar pengeboran, kesepakatan tersebut juga membahas kaitan kontribusi yang akan diterima pihak Pemkab Bojonegoro.

“Event ini sangat langka sebab dihadiri stakeholder utama yakni, Bupati Bojonegoro, Sekjen DEN, Dirjen Migas, Deputi Operasi SKKMigas. Selain itu, penandatanganan MOU ini merupakan pertama kali dilakukan oleh Pertamina EP”, jelas President Director PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf dslam keterangan resminya, Jumat (24/06/2020).

MoU tersebut diantaranya menyetujui 2 poin kesepakatan, yakni rencana pengeboran Sumur SKW I005 di Pad C dan pengeboran Eksplorasi.

“Semoga ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini, kedua kegiatan tersebut berjalan lancar, aman dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan”, tandas Nanang.

Sementara itu, Anna Muawanah, Bupati Bojonegoro mengatakan, MOU ini bentuk ikatan tertulis resmi antara Pemda dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Kami sangat mendukung program pemerintah pusat dan operasi perusahaan, termasuk juga proses perijinan, laku revisi Rencana Tata Ruang Wilayah untuk kelancaran operasi. Kami juga meminta untuk didukung terhadap Tata Kelola Daerah seperti PAD dan mendukung pembangunan di Kabupaten Bojonegoro”, imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno menyampaikan, MOU ini merupakan perdana dilakukan di kawasan SKKMigas dan KKKS.

“Kami menyambut baik Nota Kesepahaman antara KKKS dan pemerintah Kabupaten setempat. Hal ini merupakan Mutual Benefit untuk kedua belah pihak”, tegas Julius.

Bojonegoro sudah ada Offtaker untuk buyer Gas. Fakta tersebut merupakan penjamin bahwa gas bisa diproduksi.
Sekjen Dewan Energi Nasional, Djoko Siswanto, mewakili Kementerian ESDM menyampaikan, pihaknya mendukung Nota Kesepahaman tersebut menunjukkan sinergi baik antara Pemerintah dan Perusahaan.

“Pemerintah bakal mengembangkan sumber energi terdekat dari lokasi pemerintah setempat. Misalnya potensi daerah berpotensi gas, maka gas tersebut yang akan didorong guna memenuhi kebutuhan energi daerah tersebut”, ungkap Djoko.

Agus Amperianto, Asset 4 General Manager menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sebab ini pertama kalinya Pertamina EP memiliki MOU dengan Pemerintah Kabupaten.

“Jika kegiatan pemboran ini berhasil, maka diharapkan bisa berkontribusi bagi Negara pada umumnya dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro khususnya”, pungkas Agus.@Rel-Licom