Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Berdayakan anak punk dan eks pelaku kriminal, usaha nasi goreng Brigadir Agus miliki 10 cabang
Anak Punk, bekas pelaku kriminal dan penyandang disabilitas yang diberdayakan Brigadir Agus Rifandi untuk membuka usaha nasi goreng. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE LIFETREND

Berdayakan anak punk dan eks pelaku kriminal, usaha nasi goreng Brigadir Agus miliki 10 cabang 

LENSAINDONESIA.COM: Guna mengurangi tingkat pengangguran dan tindak kriminalitas, Brigadir Agus Rifandi anggota Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak membuka usaha nasi goreng khas Kediri.

Untuk mendirikan usaha bertujuan sosial ini, Brigadir Agus Rifandi menggandeng anak punk, mantan copet dan juga anak-anak yang mengalami cacat fisik.

“Saya rekrut anak-anak punk dan mantan pelaku tindak kriminal ini, agar mereka mempunyai pekerjaan tetap serta keahlian dalam usaha, dengan harapan mereka tidak kembali ke dunia jalanan lagi,” terang Agus.

Menurut Agus, para anak punk, penyandang disabilitas dan bekas pelaku kriminal bisa memiliki kemampuan dan keterampilan tinggi bila benar-benar diberdayakan.

Karena itulah, dalam kurun waktu 2 tahun, dirinya dapat membuka 10 cabang dan mempunyai 22 karyawan.

Ada juga karyawan yang tidak mempunyai kaki, kami bina dan diajari memasak yang semula tidak mempunyai keahlian apapun, Allahamdulillah sekarang sudah mempunyai keahlian memasak, dan harapan saya nanti bisa berusaha sendiri,” paparnya.

Nasi goreng yang dimasak menggunakan arang bikinan anak-anak punk, bekas pelaku kriminal dan disabilitas itu sangat nikmat, karena memiliki rasa yang khas.

“Nasi goreng dengan menggunakan arang sebagai bahan bakarnya, di sini yang menjadi kenikmatan sendiri,” ungkapnya.

Sepuluh cabang Nasi Goreng Arang Pak Agus yang tersebar di beberapa lokasi di kawasan Surabaya, juga Sidoarjo dan Malang. Agus mengatakab meski harganya sangat dijangkau, dirinya mengutamakan kualitas masakan.

“Bagi kami harga bukan yang utama, yang penting dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, juga dapat mempekerjakan anak jalanan agar tidak melakukan tindak kriminal,” pungkasnya.

Meski mempunyai kesibukan dengan usahanya tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan ini tetap mengutamakan tugasnya dalam memberantas tindak kejahatan.

“Kalau untuk kebutuhan bahan masakan saya harus belanja sendiri. Tapi tugas sebagai anggota Polri untuk melayani masyarakat tetap yang utama,” pungkasnya.

Guna memanjakan pelanggannya, Brigadir Agus Rifandi juga memanfaatkan teknologi yang dapat dipesan melalui online.@rofik