LENSAINDONESIA.COM: Yusril Firmansyah, terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis sabu berikut pipet kacanya seberat 1,17 gram dituntut ‘ringan’ oleh Jaksa Suparlan dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

Dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (30/01/2020), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan, terdakwa yang memiliki sabu dan pipet kaca seberat 1,17 gram tersebut, telah melanggar pasal 127 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana penyalahgunakan narkiba golongan I bukan tanaman, sebagaimana diatur dalam pasal 127 UU RI no 35 tahun 2009,” terang Suparlan.

“Atas bukti-bukti dan keterangan saksi, dengan ini menuntut terdakwa dengan pidana selama 3 tahun 6 bulan penjara,” ucap Suparlan dalam membacakan tuntutan.

Sementara ketika ditanya hakim apakah akan mengajukan keringanan hukuman, terdakwa yang badan dan hingga wajahnya ditatto menyatakan, tuntutan jaksa sudah sangat ringan sehingga tidak perlu mengajukan keringanan hukuman. “Sudah pak hakim, sudah cukup,” ujarnya singkat.

Diketahui, kasus narkoba Yusril Firmansyah ini terungkap ketika dirinya ditangkap petugas Unit Idik II Satreskoba Polrestabes Surabaya di depan Homestay OYO Jl Dukuh Kupang VIII pada Sabtu 12 Oktober 2019 lalu. Saat itu, Yusril sedang bersama seorang perempuan bernama Luluk.

Ketika digeledah, petugas menemukan sabu dalam pipet dengan berat keseluruhan 1,17 gram.@rofik