LENSAINDONESIA.COM: Kartolo, selaku pemeran utama di film “Kartolo Numpak Terangbulan” ini masih kental dengan kesan celetukan komedi spontannya di panggung ludruk.

Sebab di film yang dibintangi kali ini sang sutradara, M. Ainun Ridho memberi kesempatan berkomedi secara spontan.

Di sela-sela syuting, Kartolo mengatakan, awalnya ia merasa kurang yakin mampu menjadi pemeran utama di film ini. Untungnya, berbekal pengalaman 4 kali syuting sebagai pemeran pembantu di beberapa film, ia memutuskan berani melangkah.

“Yah sebenarnya nggak ada kesulitan menjadi pemeran utama di film ini. Karena saya sebelumnya saya pernah 4 kali menjadi pemeran pembantu. Memerankan karakter ini nggak susah, hanya kalau terlalu banyak membaca skenario itu agak kesulitan. Jadi saya lebih mudah dikode untuk setiap adegan dan dialognya,” papar Kartolo saat ditemui Lensaindonesia.com, Senin (10/02/2020).

Ia menambahkan, kendati mengikuti arahan sang sutradara, dirinya juga dibebaskan untuk mengisi ruang kosong dengan komedi spontannya.

“Kebetulan Mas Ridho sebagai sutradaranya memberikan kebebasan untuk saya berkomedi spontan halnya saat saya mbanyol di ludruk. Yah tapi nggak terlaku banyak waktunya, itu hanya tambahan dialog saja,” tandas Kartolo.

Koordinasi dengan anak milenial, lanjutnya, ia ngobrol dan bertanya istilah guyonan ala milenial.

“Biasanya kita setelah syuting, berkomunikasi intens sembari bercanda di luar syuting dengan milenial ini. Kita saling sampaikan ide lalu disampaikan ke produser,” terang Kartolo.

Apakah sebelumnya Kartolo pernah bertemu dengan 4 komedian milenial yang jadi partner mainnya? Kartolo menjawab belum pernah sama sekali. Bermodal jam terbang tinggi, Kartolo mampu mengimbangi candaan mereka.

“Kendati ini film perdana. dimana sayanjadi pemeran utama, harapan saya semoga bisa diterima oleh masyarakat Jatim, dan saya optimis film ini akan disambut positif di dunia perfilman,” pungkas Kartolo.@Eld-Licom