LENSAINDONESIA.COM: GrabFood mengokohkan komitmennya untuk tumbuh bersama para mitra usahanya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Setelah sukses mengoperasikan lebih dari 40 GrabKitchen di Jabodetabek, Bandung, Bali, Medan, kini giliran Surabaya yang diberikan fasilitas aplikasi GrabKitchen sebanyak lima titik di kita pahlawan tersebut.

Peluang ekspansi bisnis melalui pemanfaatan teknologi dan data ini bukan aplikasi biasa, sebab ada fitur terbaru GrabKitchen ‘All in One’ yang memudahkan pelanggan untuk memesan berbagai menu hidangan dari beberapa restoran sekaligus hanya dengan satu kali order.

Sebanyak lima titik GrabKitchen di Surabaya terletak di Kertajaya, Kedungsari, Tenggilis, Darmo Permai dan Pasar Atom akan memudahkan untuk memesan makanan di lebih dari satu mitra GrabFood di setiap lokasi.

Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia Hadi Surya Koe mengatakan perluasan jaringan GrabKitchen ini merupakan wujud nyata komitmen GrabFood untuk tumbuh bersama para mitra usahanya, mulai dari jaringan restoran terkemuka internasional dan nasional, hingga ke warung-warung lokal di tanah air.

GrabKitchen merupakan sebuah cloud kitchen yang menyatukan berbagai pilihan makanan dan minuman (F&B) dalam satu lokasi untuk menjawab permintaan pasar yang belum terpenuhi di wilayah-wilayah tertentu lewat pemanfaatan data. Lewat GrabKitchen, para mitra GrabFood dapat mendorong pertumbuhan bisnis mereka dengan biaya dan risiko yang rendah sekaligus mengembangkan bisnis mereka di wilayah-wilayah baru. Hal ini juga akan mendorong mereka untuk menjangkau lebih banyak pelanggan sehingga dikenal lebih luas oleh masyarakat.

“Peresmian GrabKitchen di Surabaya ini mencerminkan prestasi bisnis yang berhasil kami catatkan sepanjang 2019 dimana GrabFood telah menjadi layanan pesan-antar makanan terbesar di Asia Tenggara. GrabFood bangga dapat menjadi pelopor transformasi layanan pesan-antar makanan di Indonesia melalui GrabKitchen untuk mendorong pertumbuhan bisnis mitra merchant kami, sekaligus memanjakan pelanggan dengan lebih banyak pilihan santapan,” ujar Hadi pada LICOM.

Ia melanjutkan, mitra GrabFood yang sebagian besar merupakan UMKM, GrabKitchen menawarkan peluang ekspansi ke wilayah-wilayah baru serta membuka kesempatan untuk menjangkau lebih banyak konsumen melalui pemanfaatan teknologi dan data. Konsep cloud kitchen juga dapat membantu menekan biaya operasional, karena sebagian besar dari kegiatan cloud kitchen merupakan layanan delivery-only sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan investasi besar untuk biaya sewa tempat.

Hadi menegaskan kehadiran GrabKitchen juga diklaim akan membawa dampak positif pada perekonomian Surabaya. Data perhitungan Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencatat bahwa pada 2017 terdapat total 62.922.617 unit UMKM. Proporsinya adalah sejumlah 62.106.900 unit merupakan usaha mikro; sejumlah 757.090 merupakan usaha kecil; dan sejumlah 58.627 merupakan usaha menengah.

Sedangkan di Surabaya sendiri, lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum merupakan salah satu kontributor terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya tahun 2018. Pembentukan PDRB Kota Surabaya pada tahun 2018 dihasilkan oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 16,30 persen.

“Ini menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Surabaya,” ungkapnya.

Menurut data BPS, pada Triwulan II 2019 lalu, lapangan usaha penyedia akomodasi dan makan minum menjadi kontributor tertinggi pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur termasuk Surabaya dengan pertumbuhan mencapai 7,89 persen.

“Kehadiran GrabKitchen Surabaya ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan bisnis UMKM, terutama yang bergerak di bidang kuliner, sehingga bisa memberikan dampak positif pada perekonomian setempat,” imbuhnya.

GrabKitchen menjalin kerja sama dengan lebih dari 50 Mitra GrabFood yang kini tergabung dalam lima GrabKitchen di Surabaya antara lain 7Seven Chicken Crispy, Ayam Bakar Taliwang Sasak Tulen, Ayam Geprek Mr. Suprek, Batagor Budi Mulia, Bebek Palupi, Burger Gedhe n Roti Jhon, Greenly, Kopi Studio 24, Lazizaa, Mie Baraccung, Mie Setan, Pempek Farina, Uncle W Chinese Food Halal, dan merchant unggulan lokal Surabaya lainnya.@sarifa