LENSAINDONESIA.COM: Pertamina EP Asset 4 menargetkan tahun 2020 akan memproduksi minyak hingga 16.100 BOPD dan gas sebesar 162.22 MMSCFDma.

“Kita melampaui tahun 2019 cukup baik kendati target produksi belum tercapai. Harapan saya di tahun 2020 ini rencana kerja yang sudah disiapkan kali ini bisa terlaksana dan produksi bisa mencapai sebesar 16.100 BOPD dan untuk gas sebesar 162.22 MMSCFD”, ujar Asset 4 General Manager Agus Amperianto dalam keterangan resminya, Kamis (13/02/2020).

Untuk mendorong tercapainya target tersebut, Asset 4 berencana mengerjakan 6 sumur pemboran baru, yakni di Cepu Field 4 Sumur (KWG-PWA1, KWG-PCA1, KWG-PXA1, SMG-P17S), Sukowati Field 1 Sumur yaitu SKW-I003 dan Papua Field 1 Sumur yaitu SLW-A9X.

“Selain itu, ada 4 sumur work over, di Cepu Field 3 Sumur (NGL-P01, LDX-P02, SMG-UPD01) dan Poleng Field 1 Sumur BW-4H. Lalu ada kegiatan survey seismik dan studi lainnya”, imbuh Agus.

Pertamina EP Asset 4 juga perlu memperkuat Well Intervention dan inovasi terbaru, seperti interpretasi ulang data.

“Kita masih melihat lagi data yang ada”, kata Agus.

Tahun 2020 Asset 4 memiliki rencana 85 Well Intervention, dimana Cepu Field rencana 24 Job, Poleng Field 7 Job, Donggi Matindok Field 2 Job, Papua Field 27 Job dan Sukowati Field 25 Job.

“Dari upaya Well Intervention itu semoga bisa menahan laju penurunan produksi alamiah atau Decline Rate sebesar 30% per tahun”, tutur Agus.
Papua Field gelar pengeboran
Pertamina EP Asset 4 juga berencana mengembangkan Kawasan Timur Indonesia, Papua Field bakal melakukan pengeboran di Salawati sumur SLW-A9X.

“Ini merupakan pemboran sumur yang sudah sangat dinanti. Sebab usai beberapa waktu lamanya kita baru berkesempatan melakukan pemboran sumur. Harapannya pemboran sumur SLW-A9X ini menuai hasil maksimal sekitar 220 BOPD”, tegas Agus.

Untuk itu, lanjut Agus, dengan target minyak 16.100 BOPD dan Gas 162.22 MMSCFD, akan didapat produksi dari Cepu Field target 2.213 BOPD, Poleng Field sebesar 2.789 BOPD, Donggi Matindok Field sebesar 600 BCPD, Papua Field sebesar 1.192 BOPD, Unitisasi Wakamuk 67 BOPD dan Sukowati Field sebesar 9.240 BOPD.

“Ini sesuai rencana kerja yang disiapkan untuk pencapaian target 2020. Saya mengajak rekan – rekan untuk melakukan pendekatan baru, caranya dengan melihat lebih holistic per project. Tetap prioritaskan Aspek Safety, lakukan pekerjaan dengan efektif dan pertimbangkan efisiensi biaya”, tutup Agus.@Rel-Licom