Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kurir disergap, bandar narkoba jaringan Malaysia dikirim ke akhirat
Mustofa, bandar narkoba jaringan Malaysia akhirnya tewas di tangan polisi (rofik)
HEADLINE

Kurir disergap, bandar narkoba jaringan Malaysia dikirim ke akhirat 

LENSAINDONESIA.COM: Usai membekuk Acong warga Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, kurir sabu jaringan internasional (Malaysia-Madura), Jumat (14/2/2020) subuh, Unit 3 Sat Reskoba Polrestabes Surabaya terus mengembangkan untuk mencari bos terkait kasus ini.

Dalam pengembangan tersebut, polisi mendapatkan nama Mustofa Ali Alias Faris (24) warga Desa Kedung Kandang, Pasuruan. Namun saat dilakukan penangkapan di tempat kos sang bandar di Surabaya, Mustofa melakukan perlawanan dan menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

“Saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang berada di salah satu tempat kos di Surabaya, tersangka melakukan perlawanan dan menyerang petugas menggunakan senjata tajam,” terang Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian saat di kamar mayat RS dr Soetomo, Jumat (14/2/2020) malam.

Menurut AKBP Memo, karena membahayakan keselamatan petugas, pihaknya dengan sangat terpaksa melakukan tindakan tegas terukur berupa melepas tembakan di dada sang bandar jaringan Malaysia ini sehingga tersangka tersungkur.

“Karena membahayakan jiwa anggota, dengan sangat terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan. Namun, saat dilakukan upaya pertolongan, tersangka tewas dalam perjalanan ke rumah sakit,” tambahnya.

Alumni Akool 2002 ini menjelaskan lebih lanjut, tersangka merupakan atasan dari tersangka Acong yang dibekuk sebelumnya. “Ini adalah atasan kurir yang kami amankan tadi pagi,” pungkasnya.

Sementara Kanit 3 Sat Reskoba Polrestabes Surabaya Iptu Eko Julianto menyebut pihaknya 3 hari nonstop berusaha keras membongkar jaringan Narkoba Malaysia-Madura ini. “Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti 1 kg sabu, 1000 ineks, 1 pisau dan beberapa bungkus kopi yang digunakan untuk kemasan ineks,” jelasnya.

Sebelumnya, Acong sang kurir disergap berikut barang bukti total 25 kilo sabu dan 10 ribu ineks. @rofik