LENSAINDONESIA.COM: Setelah sempat tertunda karena masih dalam suasana berduka, dua korban pengeroyokan di Diskotek Pentagon, Senin (17/2/2020) siang, mendatangi gedung Sat Reskrim Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan.

Kedua korban tersebut yakni Henrico Puturuhu dan dan Bill Poetiray, adik kandung Glenn Poetiray (korban  tewas akibat luka parah di kepala saat terjadi keributan di Diskotek Pentagon). Keduanya didampingi kuasa hukum, Pieter Manuputti dan Lauren A Kudubun. “Kami mendampingi anak-anak, memenuhi panggilan penyidik guna dimintai keterangan lanjutan,” terang Lauren.

Pengacara ini menjelaskan lebih lanjut, keduanya menjadi korban pengeroyokan setelah keluar dari Diskotek Pentagon, yang akhirnya menyebabkan Glenn Poetiray meninggal dunia. “Ini (Bill Poetiray) yang menjadi korban pemukulan pertama. Dia ini adik kandung Glenn Poetiray. Kami harap setelah kedua anak kami ini dimintai keterangan, petugas bisa segera menangkap para pelaku,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyatakan, bahwa pihaknya telah memintai keterangan 16 saksi, baik dari karyawan dan pihak yang melihat saat peristiwa perkelahian tersebut.
”Saat ini sudah ada 16 orang yang dimintai keterangannya sebagai saksi. Sementara korban masih dalam suasana berkabung, jadi belum bisa menghadiri panggilan,” jelasnya, Jumat (14/2/2020) lalu. @rofik