LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melepas keberangkatan tim Honda DBL Indonesia All Star 2019 ke Amerika di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Senin (18/02/2020).

Tim Honda DBL Indonesia All Star 2019 terdiri dari 12 pemain putra dan 12 pebasket putri dan 4 coach (pelatih) terbaik BL Indonesia.

Emil Dardak menilai bahwa DBL Indonesia memiliki potensi besar untuk perkembangan basket di tanah air. Menurutnya, DBL Indonesia dapat menjadi inspirasi agar masyarakat mencintai olahraga basket. Karena itu, ia mengucapkan rasa terima kasih pada DBL Indonesia.

Berangkatnya tim All Star ke Amerika ini, lanjut Emil, akan menjadi tolak ukur utama dalam hal basket.

“Kita semua berharap bahwa basket dapat menjadi olahraga yang mampu berkembang di Indonesia dan dicintai oleh masyarakat,” kata Emil di sela acara pelepasan tim Honda DBL Indonesia All-Star 2019 di Bandara Juanda Surabaya.

“Keberangkatan tim All Star ini dapat menjadi inspirasi bagi student-athlete lainnya. Oleh karena itu pembelajaran di Amerika nantinya harus dimaksimalkan, learn from the best,” ujarnya.

Emil juga berpesan untuk tim All-Star dapat menjaga kondisi fisik selama di Amerika. “Kondisi fisik adalah challenge, karena bukan hanya skill yang dibutuhkan, tetapi juga kondisi fisik yang fit. Di sana nanti diharap tim All Star dapat mempelajari bagaimana cara yang baik untuk menjaga kebugaran tubuh dan juga habit, karena itu adalah hal yang precious,” imbuhnya.

Berbagai bentuk kesempatan belajar akan didapatkan tim Honda DBL Indonesia All Star 2019 di negara yang melahirkan olahraga basket, Amerika. Semua itu akan dilakukan tim All Star dengan pengawasan dari pelatih basket profesional.

Hal ini pun juga diamini oleh Wakil Direktur DBL Indonesia Donny Rahardian. Ia yang mengatakan bahwa para All Star akan mendapatkan challenge yang lebih spesial daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Ada beberapa hal yang kita tingkatkan agar dapat menciptakan pengalaman yang maksimal untuk para pemain DBL All Star. Mereka akan mendapatkan ilmu basket dari yang terbaik di Amerika,” kata Donny Rahardian, Direktur DBL Indonesia.

Pada perjalanan kali ini, tim All Star akan berlatih basket dengan sosok pelatih basket profesional yang telah mendidik banyak atlet basket, Jordan Lawley di Asics Training Center.

Hal menarik lainnya yang akan diperoleh para All Star adalah kesempatan untuk mengunjungi dan belajar langsung di Mamba Sport Academy milik pemain basket legendaris dunia, Kobe Bryant.

Di sini, tim Honda DBL Indonesia All-Star 2019 akan mendapatkan banyak sekali ilmu mengenai olahraga basket langsung dari ahlinya. Hal ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Sebagai bonus atas berbagai latihan yang telah dilakukan, tim Honda DBL Indonesia All Star 2019 nantinya juga akan menonton pertandingan NBA secara langsung di salah satu stadion basket paling legendaris di Amerika, Staples Center.@fredy