LENSAINDONESIA.COM: Satuan tugas (Satgas) Satgas Narkoba Polda Jatim di bawah pimpinan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, telah melakukan tindakan terhadap dua bandar narkoba.

Kedua bandar jaringan Malaysia tersebut, diberikan tindakan tegas (tembak mati), karena menyerang petugas menggunakan sajam saat ditangkap
“Satgas Narkoba Polda Jatim dipimpin Kapolrestabes Surabaya telah memberikan tindakan tegas terhadap dua orang bandar karena sangat membahayakan jiwa anggota,” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Lucky Hermawan, Senin (18/2/2020).

Irjen Lucky menjelaskan, kedua tersangka tersebut merupakan jaringan narkoba dari Malaysia yang masuk melalui Aceh sebelum diedarkan ke Jawa Timur.
“Jaringan ini ada tiga tersangka, dua di antaranya dilakukan tindakan, dan satu lainnya masih dilakukan pengembangan,” pungkasnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho menjelaskan lebih lanjut, ketiga tersangka jaringan Malaysia ini dikendalikan dari Lapas.

“Mereka dikendalikan terpidana yang mendekam di Lapas Medaeng. Selain itu di beberapa Lapas lainnya juga, seperti Madiun dan Bangkalan,” ungkap Kombes Sandi.

“Kami masih melakukan penyelidikan guna membongkar bandarnya yang di Lapas, dan akan dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya. @rofik