LENSAINDONESIA.COM: Sebuah aplikasi berbasis peer to peer dengan label KOMUNAL berhasil menyalurkan dana sekitar Rp100 miliar untuk pengembangan usaha kepada UMKM berpotensi di Jawa Timur. Aplikasi untuk fasilitas pinjaman modal ini tepat terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Chief Operating Officer (COO) KOMUNAL, Rico Tedyono menjelaskan, OJK memberikan arahan kepada perusahaan Fintech untuk fokus pada tiga sasaran prioritas.

“Jadi rekomendasi dari OJK di tahun 2020 yaitu kita berfokus pada tiga sasaran yaitu sektor UMKM, perempuan dan ibu rumah tangga, dan petani atau nelayan.”, kata Rico dalam keterangan pers kepada Lensaindonesia.

Ketiga sektor tersebutlah yang menjadi fokus KOMUNAL untuk membantu program pemerintah mencetak wirausaha baru. “Membantu para startup atau para entrepreneur muda untuk bisa memulai usaha mereka,” lanjut Rico.

Rico melanjutkan, sejak mulai beroperasi pada tahun 2019 KOMUNAL telah menjembatani para investor untuk mengembangkan dana serta berkontribusi memajukan perekonomian UMKM.

“Jadi per hari ini ada UMKM yang mendapatkan pendanaan mulai dari 10 juta Rupiah, bervariasi sampai dengan 50 juta Rupiah untuk sektor UMKM yang baru atau ukurannya masih kecil. Bahkan untuk beberapa badan usaha, kita pernah menyalurkan dana di angka 500 juta, 750 juta, bahkan rekor kami yang terbesar di 1,9 miliar pada satu instansi,” jelas pria asal Surabaya tersebut.

Disamping memberikan pinjaman dana yang aman dan transparan, KOMUNAL juga turut aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjerat hutang melalui fintech bodong.

“Kami digandeng OJK untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memerangi industri keuangan bodong atau yang tidak berizin.” ucap Rico.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, KOMUNAL telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013 sejak November 2019 tentang pengelolaan risiko terhadap keamanan informasi dan sertifikat Fintech Data Center (FDC) dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sejak Februari 2020.

Sebagai salah satu platform Peer-to-Peer Lending di sektor produktif asli Surabaya, KOMUNAL didirikan oleh Hendry Lieviant sebagai CEO (Chief Executive Officer) dan Rico Tedyono selaku COO (Chief Operating Officer).

Persyaratannya pun cukup mudah bagi pengguna yang ingin mengembangkan dana atau meminjam dana. Aplikasi Komunal tersedia di Play Store dan App Store dan dapat diunduh secara cuma-cuma.@wan